SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Sabtu, 03 Desember 2011

“ BAGAIMANA KITA SETELAH RAMADHAN“

Bulan ramadhan yang Mulia kembali meninggalkan kita, bagaimana keadaan kita pasca Ramadhan, lebih baik dari sebelumnya, sama saja , atau bahkan tidak lebih baik bahkan bertambah buruk?, hanya kita dan Sang Pencipta yang bisa menilai apa dan siapa diri kita. Bulan Ramadhan adalah bulan kita mempersiapkan diri kita untuk  menghadapi 11 bulan berikutnya, apabila bulan ramadhan kita sanggup belajar dan meningkatkan ketaqwaan kita , paling tidak kita tidak akan dengan tangan kosong menghadapi 11 bulan kedepan dengan tanpa bekal, karena setan-setan tidak  diikat pada bulan-bulan tersebut tidak seperti bulan ramadhan semua setan diikat . Jadi ramadhan adalah bulan latihan dan pertarungan sebenarnya ada pada 11 bulan berikutnya
Pasca ramadhan , adalah hari-hari yang paling berat dalam beribadah, shalat sunah di saat orang lain tidak melakukan shalat sunah , tidak seperti bulan ramadhan, dimana kita shalat sunah berjamaah  untuk shalat taraweh, puasa sunah disaat orang lain makan dan minum disiang hari , sedangkan pada bulan ramadhan kita puasa bersama-sama sekampung dan senegara, akankah kita mampu memantapkan hati kita untuk menjadi lebih baik. Yaa Allah jangan jadikan kami seperti seorang perempuan yang digambarkan oleh Rasul-Mu yang Mulia dimana pada pagi hari perempuan itu memintal benang dan kemudian di sore hari dia kembali menceraiberaikan benang yang telah dirajutnya tersebut, dan begitu seterusnya, sehingga perbuatan yang dilakukan oleh perempuan tersebut adalah perbuatan yang sia-sia, naudzubillah min dzalik

Lalu bagaimana kita setelah Ramadhan? Semua berpulang kepada diri kita, ingin menjadi lebih baik atau sebaliknya.  Orang-orang yang beribadah dan bertaqwa hanya pada bulan ramadhan saja dapat disebut hamba yang Ramadhani , sedangkan hamba Allah yang sesungguhnya adalah hamba Allah yang selalu beribadah mengingat Sang Khalik di setiap saat dan disetiap tempat , kapan pun dan hamba tersebut dikenal dengan hamba Rabbani.  Kita akan pilih yang mana? Pertanyaan ini akan selalu terulang dalam setiap perjalanan kita di dunia ini, jangan sampai lupa niat apabila kita ingin menjadi hamba yang Rabbani , karena syetan sangat pandai dalam membolak bakikkan niat manusia. Sering-seringlah berdoa kepada Sang Khalik yang Maha memudahkan semua niat dan memberi solusi yang terbaik untuk hamba-Nya yang selalu memohon petunjuk kepada-Nya. Insya Allah selalu ada jalan dalam setiap niat , usaha , dan Doa

Ya Allah jadikan kami sebagai hamba-Mu yang Rabbani, panjangkan lah umur hamba, orang tua, saudara, keluarga, kerabat , sahabat, dan orang-orang yang kami cintai dan sayangi, dan pertemukan kembali kami dengan bulan Ramadhan yang Mulia, Amin.
Semoga kita termasuk  hamba-hamba-Nya yang bersyukur, amin

(September 2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mau membaca, dengan segala kerendahan hati mohon diberikan komentar,semoga dapat bermanfaat