SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Jumat, 22 Juli 2011

SAKIT GIGI PEMBAWA HIKMAH

Seketika mata ini terpejam  mengikuti instruksi yang disampaikan dari trainer pelatihan ku  hari ini. Kami sedang akan praktek spiritual inspiration, setelah sejak pagi kami dibekali modal ilmu tentang mindset menjadi penulis , kuikuti perintah yang disampaikan , kurasakan aliran udara yang kuhirup perlahan dan kuhembuskan demikian berulang-ulang, trainerku terus memberikan instruksi dalam keterpejaman mata kami, kupegang jari tengah kiriku karena kami memang diistruksikan demikian , kumainkan daya imajinasiku yang memang harus kulakukan , karena aku ingin merasakan manfaat dari spiritual inspiration ini, tak ingin kusia-siakan pelatihan mahal yang menjadi  murah bagi kami karena status kami yang sebagai team redaksi kantor kami, sehingga kami dibebaskan dari biaya pelatihan yang mungkin kalau dihitung-hitung bisa lebih dari 5 juta-an. Namun belum sampai 2 menit tiba-tiba...AWWWW ada yang sakit dan nyeri dari gigi sebelah kananku, sakittttt sekali, ya Allah  apakah aku bisa mengikuti praktek ini dengan mudah dan kurasakan manfaatnya?? Sambil tetap berusaha fokus aku teruskan telinga ini mendengarkan instruksi yang disampaikan, namun sakit ini terus saja menari-nari di gigiku tanpa kompromi, namun aku terus bicara kepada Allah ..Ya Allah , pasti ada maksud dari kejadian ini, terus kuikuti lagi semua instruksi, sambil kumerasakan nikmatnya nyeri yang saat itu datang, biasanya sakit ini datang kalau aku habis makan yang manis-manis, atau makan-makanan yang keras dan itupun langsung mak nyosss sakitmya, tapi itu juga jarang, tapi kali ini lain lagi ceritanya, aku hanya makan roti yang tidak begitu manis, the yang manisnya pun kurang manis menurutku, ditambah lagi setelah makan itupun aku tidak merasakan apa-apa, Lahh ini koq munculnya dengan waktu yang cukup lama, sebelum praktek ini aku sehat-sehat saja, kenapa sekarang sakit, demikin batinku dan biasanya aku hanya memainkan jari telunjuk kananku dan menekan-nekan pipiku , gak lama kemudian pasti deh insya allah sembuh, tapi sekarang kan lagi praktek, wah kalau aku memainkan telunjuk kananku bisa jadi menganggu konsentrasiku nih demikian fikirku, bicara seperti ini aja aku sudah tidak fokus namun...aku yakin pasti ada hikmahnya, Allah swt tidak akan menurunkan suatu kejadian tanpa ada maksud. Perlahan terus kunikmati sakit gigi ini dalam keterpejaman mata ini , perlahan aku biarkan nyeri itu mengganggu konsentrasiku, dan sampai pada kalimat Pak Ateng, nama trainerku hari ini : “ Keluarkan segala penyakit yang ada, dan rasakan....”
Subhanallah, sakit itu terasa mulai melambai-lambai hendak pergi dari gigiku ini, sakit yang kurasa mulai berkurang, kukeluarkan udara kotor dan penyakit yang ada di diri ini dengan penuh berharap pada Allah SWT, sambil ku terus fokus dengan sakit ini, kurasakan perlahan sakit ini mulai reda , masih ada sedikit tersisa, namun terus kuusir hingga hilang, Aku terus berkonsentrasi mengikuti perintah Pak Ateng dan sekaligus meredakan sakit ini , dan Alhamdulillah saat kami diminta untuk membuka mata, rassa sakit ini sudah hilang, entah kemana sakit itu pergi hanya Allah swt yang menghilangkan, ternyata menjadi penulis memang harus bisa menjaga stamina, harus bisa menulis kapan dan dimanapun. Saat menulis tulisan ini, aku seperti tidak mengalami sakit seperti tadi, tidak ada yang tahu apa yang aku alami pada saat sesi praktek tadi, kecuali setelah cerita ini kubacakan atau dibacakan oleh trainernya. Dan bisa jadi ceritanya akan lain bila aku saat ini sedang sakit. Saat ini aku sedang dilatih dan dibimbiing oleh Allah SWT untuk berkonsentrasi dalam semua kondisi, sehat dan sakit, bagaimana agar fikiranku bisa tetap fokus walau kondisi disekitar tidak mendukung , dan sempat terlintas dalam fikiranku pasti praktek ini memang bisa menjadi perantara dalam penyembuhan sakitku maupun sakit-sakit yang lain, akan kucoba kutanyakan kesimpulanku ini pada Pak Ateng trainerku yang juga penulis buku Best Seller. Dan sebagai calon penulis yang handal sesuai doa kami bersama-sama padahari ini ,  tentunya kami harus menyampaikan kebenaran betapapun sakitnya itu, Kini kami diminta untuk menuliskan apa yang kami rasakan setelah melakukan praktek spiritual inspiration, dan inilah karyaku yang dapat kutuliskan untuk dapat bisa berbagai dengan sesama teman penulis di kantorku, walau sebenarnya pada saat yang bersamaan muncul wajah sabar umiku bermain-main dalam fikiranku sedang tersenyum padaku seakan restunya selalu mengantarku dimana saja aku  berada, namun bercerita tentang seorang ibu tidak akan pernah bisa sedikit, akan teramat panjang sisi baik yang dapat dibagi, biarlah senyum umiku pada siang ini menghias dan menemaniku dalam sanubariku, nanti akan aku ceritakan kejadian menarik yang kujumpai di sepanjang hari-hariku mengisi kehidupan yang dianugerahkan Allah SWT.


KOMUNIKASI MODAL INTI  MENJADI PEMIMPIN

“Menjadi pemimpin itu mudah? “  Siapa bilang demikian, kalimat tersebut bisa saja meluncur dari orang yang memang merasa mudah dalam memimpin, tetapi tunggu dulu , bagaimana dengan kalimat dari orang yang dipimpinnya, bisa saja yang keluar adalah keluhan dan umpatan dari orang yang dipimpin, karena merasa bos yang selama ini memimpinnya hanya memberikan perintah seenak hatinya saja tanpa mengetahui apa sebenarnya yang diingini oleh bawahannya.
Apabila kita diamanahkan sebagai pemimpin di tempat  kita bekerja ,pernahkan kita menanyakan tentang kabar keluarga bawahan kita? Atau kita hanya memberikan tugas tanpa memberikan penjelasan maksud dan tujuan mengapa bawahan anda harus melakukan pekerjaan yang kita beri? Sudahkan kepemimpinan kita menduplikasi kepemimpinan Rasulullah saw? Yang tidak pernah memaksa dalam memberikan tauladan, yang melayani sebelum dilayani oleh sahabatnya, dan ternyata  terbukti bahwa rasulullah menjadi pemimpin yang dicintai oleh sahabat-sahabatnya bahkan dicontoh ummatnya hingga akhir zamn.

Kunci  sebenarnya yang telah diajarkan rasulullah adalah terjalinnya komunikasi yang  baik antara yang dipimpin dan yang memimpin, Dalam kepemimpinan beliau,  Rasulullah selalu mengajak para sahabat untuk berkumpul untuk merundingkan apa yang harus dilakukan atau untuk memberikan pemahaman kepada para sahabat apabila ada hal yang tidak diketahui sahabat-sahabatnya. Begitupun halnya yang harus kita lakukan adalah menjalin komunikasi yang baik antara kita dan bawahan, kapan waktunya kita menjadi pendengar dan kapan waktunya untuk berbicara.

Ternyata komunikasi tidak hanya berhenti sampai pada internal kita, kepada pihak eksternal kita harus menguatkan hubungan dengan cara menjalin komunikasi , minimnya komunikasi akan menimbulkan misscomunication, akan menimbulkan prasangka yang tidak seharusnya terjadi, bahkan membawa efek yang berkepanjangan yaitu menurunnya kepercayaan customer kepada kita. Apa yang harus kita lakukan bila komunikasi tidak berjalan dengan baik dengan internal kita. Apabila komunikasi hanya bagus pada level atas namun tidak ada perbaikan hingga pada level bawah , apakah usaha yang ada akan berjalan sesuai dengan yang kita inginkan? Atau  target kita tercapai ? tentu saja tidak akan dengan mudah mencapai keberhasilan sesuai target  apabila pihak yang sering berhubungan dengan pihak luar tidak memiliki skill komunikasi yang baik, tidak  mengetahui informasi yang up to date,  Rangsang kebahagiaan bawahan kita dalam bekerja dengan memperbaiki komunikasi , bagaimana membangkitkan perasaan mereka dapat bekerja merasa dihargai dan dibutuhkan jadi entry point nya adalah inti untuk menjadi seorang pemimpin adalah komunikasi, walau sifat lainnya tetap harus diperlukan seperti rendah hati, jiwa melayani, jujur , bertanggung jawab dan sifat-sifat yang telah dicontohkan oleh rasulullah SAW.

Di perusahaan terkemuka selalu mengedepankan komunikasi dengan para karyawannya.             Bahkan ketika perusahaan tersebut mengalami krisis , justru yang dilakukan oleh perusahaan tersebut adalah bagaimana caranya meningkatkan kesejahteraan karyawan bukan menaikan gaji para eksekutifnya. Menyejahterakan tidak hanya dalam bentuk materi saja namun juga dari meningkatkan komunikasi yang dijalin oleh perusahaan kepada para karyawannya, karena yang mengetahui tingkat kesulitan bekerja secara teknis adalah karyawan. Apabila komunikasi telah terjalin secara utuh dalam semua lini perusahaan insya allah satu sama lain akan menunjang keberhasilan team dalam mencapai target yang telah ditetapkan, dan tugas  bagi anda yang menjadi pemimpin tidak terlalu dipusingkan dengan masalah bawahan, Mari perbaiki komunikasi untuk menjadi pemimpin yang baik seperti yang diajarkan Rasulullah SAW, Insya Allah kerja akan semakin ringan dan omset tinggi tercapai.


MIRACLE OF OLIVE OIL
(Ajaibnya Minyak Zaitun)

Mendengar nama minyak zaitun terlintas dalam benak kita firman ALLAH SWT dalam surat At-Tin:1-2, yang artinya : “"Demi pohon Tien dan Zaitun”,demikian istimewanya kedua pohon tersebut sehingga ALLAH SWT bersumpah atas nama pohon tersebut, tentunya banyak hikmah yang terkandung didalamnya, hingga ALLAH SWT menyebut pohon zaitun dalam Alquran . Dan berdasarkan beberapa sumber telah banyak yang meneliti bahkan yang bertestimoni tentang manfaat minyak zaitun dalam kehidupan sehari-hari , berikut ini manfaat minyak zaitun berdasarkan sisi manfaatnya :

1.   Minyak Zaitun Terhadap Kesehatan
Para ulama juga banyak menyebutkan tentang keutamaan minyak zaitun dan manfaatnya yang sangat besar ditinjau dari sisi gizi dan pengobatan. Sedangkan Prof. Asman dari Universitas Monster Jerman, memaparkan bahwa kebiasaan menggunakan minyak zaitun memberikan peluang cukup besar untuk dapat melindungi diri dari sejumlah serangan kanker, kanker usus besar,rahim,indung telur. Archieves of Internal Medicine edisi Agustus 1998 menegaskan bahwa kebiasaan mengkomsumsi satu sendok makan zaitun setiap hari, memungkinkan untuk dapat mengurangi terkena kanker payudara hingga 45%. (sumber: swaramuslim)

2.   Minyak Zaitun Terhadap Makanan
Di beberapa daerah, buah zaitun  biasanya digunakan sebagai bahan tambahan untuk menambah cita rasa pada makanan, bisa dijadkan acar, penyedap rasa pada menu masakan, atau diperas untuk diambil minyaknya. Hal ini sejalan dengan hadits Nabi SAW , dimana beliau bersabda, ”Hendaklah kalian menggunakan minyak zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena ia (minyak zaitun) berasal dari pohon yang diberkahi “. (HR Abu Daud)

3.   Minyak Zaitun Terhadap Kecantikan
Minyak zaitun dapat digunakan untuk menyuburkan rambut, dan pada wajah dapat digunakan untuk melembabkan wajah yang kering, dan mulai berkeriput, Hal tersebut tak lain karena buah zaitun yang mengandung minyak  mampu melembabkan kulit dengan baik. Di sisi lain, kelembapan tersebut akan menjaga elastisitas kulit sehingga meminimalkan munculnya keriput dini. Selain itu minyak zaitun dapat digunakan untuk melembutkan kulit yang terkena iritasi maupun gatal-gatal, cukup dengan mengoleskan minyak zaitun secara rutin pada bagian kulit yang bermasalah tersebut

Mitraniaga yang Berbahagia, Anda tidak perlu bingung harus kemana  untuk mendapatkan minyak zaitun , AHAD-NET telah menjawab kebutuhan mitraniaga untuk merasakan manfaat dari  minyak zaitun, dalam hal ini untuk merawat kulit dan kecantikan,  MINYAK ZAITUN AHADNET dapat Anda dapatkan dengan harga yang terjangkau dan khasiat yang maksimal,  SEGERA Dapatkan di mitrasalur terdekat di kota Anda...







BERHIJRAHLAH MAKA KAU AKAN BAHAGIA
Menjelang akhir tahun kita selalu terfikir untuk melakukan refleksi dan  evaluasi,yang semuanya bermuara pada perbaikan dimasa mendatang untuk tidak mengulang kesalahan dimasa lalu. Meskipun tak jarang kita telah kehilangan subtansi dalam memahami makna pergantian tahun yang semestinya harus dipahami dengan berkurangnya jatah “hidup dan Kehidupan kita “ . Dimana sudah seharusnya kita banyak bertadabbur dan tafakur, justru diperingati dengan bersahaja dan hura-hura, dan terkadang kita tak habis pikir apa hubungan pergantian tahun dengan meniup terompet…? Ternyata kita hanya mengekor budaya dan life style  yahudi dan nasrani , maka benarlah sabda nabi SAW yang menyatakan” kalian akan mengikuti mereka sejengkal demi sejengkal walaupun mereka masuk lubang biawak” sahabat bertanya apakah mereka yahudi dan nasrani? Jawab rosul SAW “ siapa lagi kalau bukan mereka ?. Dan memang benar saat ini kita sedang berada dalam lubang biawak yang siap memangsa kita  apa saja yang kita miliki dimangsa oleh yahudi dan nasrani .
Hijrah merupakan moment monumental yang digoreskan Nabi Muhammad SAW. Hijrah secara etimologi berasal dari kata “hajara” yang memiliki arti menghindar atau berpisah. Sedangkan secara trimonologi memiliki makna sebuah peristiwa besar yang dilakukan Nabi Muhammad berupa perjalanan dari Makkah ke Madinah (dulu ”Yatsrib”). Perjalanan yang dimaksud disini merupakan perpisahan peradaban di Makkah yang banyak fitnah dan kebohongan,
Pelajaran terpenting dari Hijrah adalah perubahan dan hijrah itu kodrat siklus dari kehidupan karena Tidak ada satu peristiwa apa pun dalam kehidupan yang dihuni oleh manusia ini yang tidak bersifat hijrah. Seandainya pun ada benda yang beku, diam dan seolah sunyi abadi: ia tetap berhijrah dari jengkal waktu ke jengkal waktu berikutnya, sebagai contoh Orang yang melakukan transaksi, banking, ekspor impor, suksesi politik, revolusi, apapun saja, adalah hijrah, begitupun Ketika anda memilih mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyyib itu juga hijrah.
 Inti ajaran Islam adalah hijrah dan subtansi dari hijrah adalah perubahan karena dengan perubahan akan ada dinamika, berubah dari buruk menjadi baik,dari konsumtif menjadi produktif, dari biadab ke beradab adalah bentuk-bentuk hijrah yang harus dilakukan setiap saat dan dimanapun, jika kita tidak mau berubah maka kita akan beku,dan jumud. Untuk berubah ada tiga hijrah yang harus kita lakukan, yang pertama, yaitu  hijrah aqliyah (akal) yaitu berusaha untuk berfikir maju (progresif) sebab perubahan zaman yang begitu cepat dengan kecangihan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut umat Islam untuk selalu berproses menjadi yang terdepan dalam setiap bidang. Kedua, hijrah nafsiyah (nafsu diri) melalui perubahan yang terus berkelanjutan dari perbuatan yang tidak baik menjadi baik, tidak berarti menjadi berarti. Selalu mengasah emosional dengan berperilaku dan bersikap sesuai ajaran Islam dan memperkaya spiritual dengan mendekatkan diri dan bersujud ke pangkuan-Nya. Ketiga, hijrah amaliyah (perbuatan) yaitu dengan konsisten melaksanakan hal-hal yang diperintahkan syariat dan selalu melakukan amal shalih. Maka jika setiap Individu muslim berhasil melaksanakan hijrah seperti ini maka dia akan memperoleh kebahagiaan yang dijanjikan Allah sebagaimana dalam firmanNYA :Barangsiapa berhijrah di jalan ALLAH, niscaya mereka mendapati di muka bumi Ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada ALLAH dan Rasul-Nya, Kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), Maka sungguh Telah tetap pahalanya di sisi ALLAH. dan adalah ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (An-Nisa: 100)  
Mitraniaga AHAD-NET yang berbahagia, Segeralah berhijrah dalam semua dimensi , menyegerakan berbuat baik karena pada ayat ini dijelaskan bahwa ALLAH SWT telah melimpahkan disetiap perjalanan untuk melakukan hijrah berupa rizki yang terbentang di bumi. Hal ini mengisyaratkan bahwa ketika kita melakukan hijrah, ALLAH SWT  selalu memberikan kita pencerahan baik berupa rizki maupun limpahan rahmat dan nikmat.  Bahkan barangsiapa mati dalam melakukan hijrah maka ALLAH telah menganugerahkan dia pahala dan tentunya aroma surga akan menyegarkan seluruh tubuhnya. Hijrah dapat pula mengandung isyarat untuk melakukan perjalanan menuju ”jihad fi’sabilillah”, berpisah dengan sesuatu yang tidak di ridhoi dan berjuang atau berperang melawan hawa nafsu ketamakan, keserakahan dan kejahiliyahan. Selamat berhijrah untuk memluai kehidupan baru yang lebih baik ..Allahu Akbar

(jos)
JANGAN MELIHAT YANG TIDAK ADA, TAPI LIHATLAH APA YANG ANDA PUNYA
Untuk memulai suatu usaha atau bisnis, sering kita terbentur dengan banyak kecemasan dan berbagai pertanyaan yang membuat kita takut untuk melangkah meneruskan keinginan terbesar kita untuk melakukan usaha atau bisnis , diantaranya bagaimana kalau rugi, modal tidak balik, atau yang lebih ekstrem adalah tidak punya modal, tidak punya relasi, dan bila anda ingin bergabung di bisnis MLM seperti di ALLAHU AKBAR ini anda berkelit karena tidak punya waktu atau tidak bisa berkomunikasi dengan baik, dan masih banyak lagi pikiran negatif lainnya, padahal kita belum mencoba, berikut ini ada kisah inspiratif yang semoga dapat dijadikan bahan renungan dalam memulai setiap bisnis yang akan kita jalani.
Cerita ini berkisah tentang  seorang anak yang kehilangan uang sebesar Rp 10.000. Dia begitu sedihnya dan menangis sejadi-jadinya. Lalu Paman anak tersebut merasa kasihan, dan menghampiri anak itu.
 “Kenapa kamu menangis?” tanya pamannya dengan penuh kasih sayang.
“Uang saya hilang. Rp 10.000.” katanya sambil terisak-isak.
“Tenang saja, nich paman ganti yah… paman kasih Rp 10.000 buat kamu. Jangan menangis yah!” kata pamannya sambil menyerahkan selembar uang Rp 10.000. Namun, ternyata sang anak tetap saja menangis.

“Kenapa kamu masih menangis? Kan sudah diganti?” tanya pamannya.
“Kalau tidak hilang… uang saya sekarang Rp 20.000.” kata anak itu dan terus menangis.
Pamannya bingung…
“Terserah kamu saja dech….”, kata sang Paman sambil berlalu.
Kemudian Ayah sang Anak yang baru pulang kantor mendapati anaknya sedang menangis.
“Kenapa sayang? Koq menangis ..? tanyanya sambi menyeka air mata anaknya.
“Uang saya hilang Rp 10.000.” kata anaknya mengadu.
“Ooohhh. Lho itu punya uang Rp 10.000? Katanya hilang?” tanya ayahnya yang heran karena dia melihat anaknya memegang uang Rp 10.000,-
“Ini dari paman…. uang saya hilang. Kalau tidak hilang saya punya Rp 20.000.” jawabnya sambil terus menangis.
“Sudahlah…. nih ayah ganti. Ayah ganti dengan uang yang lebih besar. Ayah kasih kamu Rp 20.000. Jangan menangis lagi yah!” kata ayahnya sambil menyerahkan selembar uang Rp 20.000.
Si anak menerima uang itu. Tetapi masih tetap saja menangis. Ayahnya heran, kemudian bertanya lagi. “Kenapa masih menangis saja? Kan sudah diganti?”
“Kalau tidak hilang, uang saya Rp 50.000.” ujar sang anak
Ayahnya hanya geleng-geleng kepala.
“Kalau gitu dikasih berapa pun, kamu akan nangis terus.” sambil mengendong anaknya.**
Mitraniaga AHAD-NET yang selalu optimis dalam menjalankan usaha ....mari kita jujur dalam diri kita, bahwa kita bisa jadi pernah mengalami kisah kita diatas, yang hanya melihat apa yang tidak ada, dan hanya melihat apa yang kurang, tanpa melihat sebenarnya bahwa kita sudah memiliki banyak hal.
Berbisnis di AHAD-NET sangat mudah , jadi anda tidak perlu mengeluh bahwa berbisnis itu sulit, hanya dikarenakan tidak memiliki uang untuk modal, Padahal modal hanyalah salah satu yang diperlukan dalam bisnis. Bisa jadi anda sudah punya waktu, punya tenaga, dan punya ilmu untuk bisnis. Namun dia tidak juga bertindak sebab dia hanya fokus melihat kekurangan, bukannya bertindak dengan memanfaatkan apa yang ada. Ayo segera fokus di bisnis Ahadnet dan raih manfaat sebanyak-banyaknya serta belajar dari orang yang sukses di AHAD-NET ...ALLAHU AKBAR
APAKAH KECERDASAN EMOSI (EQ) KITA  RENDAH???
Bila kita mengklaim diri kita , bahwa kita telah sukses, memiliki segala materi yang diindikasikan secara kacamata dunia telah kita punyai, maka kita keliru ,mungkin secara materi benar , kita telah mencapai keinginan terbesar sebagian orang bahkan semua orang, namun apakah yang kita miliki dilandasi dengan EQ atau kecerdasan emosi yang seimbang?  Atau paling tidak kita memperoleh semua kesuksesan kita baik secara finansial maupun non finansial dengan cara yang indah dan penuh proses yang membahagiakan orang lain.
Mitraniaga AHAD-NET yang berbahagia , Kecerdasan emosi merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam kehidupan.  EQ atau kecerdasan emosi sangat berperan penting terhadap apa yang akan kita capai, berikut ini ada beberapa ciri-ciri orang yang ber-EQ rendah, yang dikutip dari motivasi jiwa.blogspot.com  yang dapat kita jadikan bahan evaluasi apakah kita termasuk orang yang memiliki EQ rendah atau sebaliknya.
Adapun Ciri-ciri EQ rendah adalah sebagai berikut :
  1. Cenderung egois, berorientasi pada kepentingan sendiri dan kepuasan pribadi terkadang merasa puas bila mampu menghina atau mengalahkan orang lain. semakin bingung, semakin panik orang lain semakin senanglah ia. Orang-orang seperti ini biasanya menciptakan rasa kemenangan dengan membuat penderitaan atau kesulitan orang lain.
  2. Pendengar yang buruk, lebih suka berbicara, senangnya interupsi dan sangat menyukai perdebatan, baginya saya selalu benar. padahal Tuhan telah mengaruniakan kita satu mulut dan dua telinga sebagai bukti kalau kita diperintahkan untuk lebih banyak mendengar.
  3. Negatif di mata orang banyak, biasanya orang yang ber EQ rendah memiliki penilaian negatif di lingkungan sekitarnya, hampir setiap orang tidak menyukainya.
  4. Melihat masalah dari pikiran, bukan perasaan, biasanya mereka terlalu kaku dalam menegakkan aturan, banyak hal yang tidak prinsipil dibahas terlalu detail sehingga menimbulkan konflik yang tidak perlu.
  5. Merasa tidak aman dan sulit menerima kesalahan diri, sulit meminta maaf secara tulus sebaliknya sulit menerima keberhasilan orang lain.
Dengan merujuk pada 5 ciri –ciri diatas, dapatlah kita berkaca untuk diri kita untuk kita jadikan bahan renungan dan evaluasi bahwa kita harus berubah , kita evaluasi diri kita dan menghindari sifat-sifat diatas agar  kita dapat menjadi pribadi yang sukses, tidak hanya finansial namun juga sukses kecerdasan emosi kita. Selamat Berevaluasi...semoga kemudahan selalu bersama kita..ALLAHU AKBAR

BerQurbanlah dengan Cinta
Terkadang dalam mengarungi hidup, kita perlu kisah atau peristiwa untuk merefleksikan diri,agar kita senantiasa tetap berada dalam alur kehidupan yang benar terutama ketika berada pada titik jenuh pusaran kehidupan yang menipu mata’ul ghurur, demikian Al quran mendefinisikan kehidupan dunia ini
Dan pada saat memasuki Dzulhijjah seperti ini kita diingatkan dengan Idhul Adha, Haji, atau Qurban, semuanya berasal dari bahasa Qur’an. Adh-ha yang berarti Qurban,karena pada hari itu umat Islam merayakannya dengan menyembelih ternak sebagai tanda bakti dan taat kepada ALLAH SWT. Sedangkan Qurban bisa berarti pendekatan. Tentu saja pendekatan kepada Al-Khaliq, ALLAH Azza wa Jalla. Kita sering mengistilahkannya dengan taqarrub (berusaha dekat kepada-Nya). Karena itu, sejak 1 Dzulhijjah, kita dianjurkan memperbanyak amalan-amalan ibadah seperti puasa, shalat id, bersilaturahmi, dan berzikir mengagungkan Allah. 

Pada saat Idul Adha seperti ini, biasanya kita -"baru"- teringat kepada Bapak para Nabi, Khalilullah Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail -alaihimus salaam. Kita yang teringat pun banyak yang tidak sempat merenungkan keagungan pengorbanan kedua nabi itu, apalagi sambil membandingkan kesiapan berkorban diri sendiri. 

Coba kita renungkan. Nabi Ibrahim yang memperoleh amanah seorang anak di usianya yang sudah senja , dan kemudian tiba-tiba turun perintah ALLAH SWT untuk menyembelih anak kesayangannya Nabi Ismail. Lalu apakah keduanya rela mengorbankan dan berkorban demi kekasih yang sehebat dan seagung itu? YA...keikhlasan berkorban sang putra, Ismail, dan sang Ayah, Ibrahim yang telah membuktikan cinta mereka kepada sang Khalik dengan pengorbanan yang agung, Allahu Akbar.

Keduanya telah membuktikan bahwa pernyataan mereka tulus, bukan pernyataan kosong yang hanya sebagai lips service (pemanis bibir). Mereka benar-benar memurnikan kepasrahan hanya kepada ALLAH. Mengakui dan menyadari bahwa pemilikan hakiki hanya pada ALLAH. Bahwa semuanya, tanpa kecuali, adalah milik ALLAH, tak berbagi dengan siapa pun, termasuk dengan diri sendiri. 

“Inna shalaati wanusuki wamahyaaya wa mamaati lillahi Rabbil ’aalamien; laa syarieka lahu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimien”. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku, semata-mata milik Allah Tuhan sekalian alam; tak ada seorang pun yang ikut bersama-Nya memiliki. Untuk itulah aku diperintahkan dan aku adalah orang pertama yang menerima, yang pasrah, yang Islam.

Setiap saat kita terus dituntun kehidupan yang serba material untuk semakin menjadi orang yang serba memiliki. Jangankan apa yang kita anggap milik kita sendiri, "milik" dan hak orang pun, kalau bisa, ingin kita kuasai untuk kita sayangi. Bahkan, kehidupan yang serba material itu, tanpa sepenuhnya kita sadari, telah menyeret kita kepada mencintai diri sendiri yang berlebihan. Maka, dalam kondisi seperti itu, berkorban tentu merupakan sesuatu yang sangat berat, bahkan mungkin ganjil. Mitraniaga AHAD-NET yang dirahmati ALLAH SWT, apakah kita ingin menjadi pribadi yang hanya mau meminta namun tidak mau berkorban untuk  ALLAH?  Karena berqurban merupakan tahapan yang harus kita lalui untuk memasuki maqom muqorobbin tempat para khalilurahman “kekasih ALLAH” maka mari berqurban dengan cinta sebagaimana Ibrahim As mengajarkan pada kita,dan qurban bukan sekedar wujud dhohir hewan yang kita korbankan tetapi mahabbah dan taqwa harus mengiringi pada saat kita tunaikan qurban itu.

(JOS)