BUKAN IQ YANG SEGALANYA,TETAPI ATTITUDE LAH YANG SEGALANYA
(ADAB ITU PENTING)
Kisah seorang wanita pergi kuliah di Prancis.
Dia perhatikan bahwa _*sistem transportasi di sana menggunakan sistem otomatis, artinya anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin.*_
Setiap perhentian kendaraan umum pakai cara _*"self-service" dan jarang sekali diperiksa petugas.*_ Bahkan pemeriksa insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada.
_*Akhirnya lama kelamaan dia temukan kelemahan sistem ini, dan dengan kelihaiannya dia bisa naik transportasi umum tanpa harus beli tiket dan dia perhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak beli tiket sangat kecil.*_
_*Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket. Dia bahkan merasa bangga atas kepintarannya tersebut.*_
Dia berpendapat dalam hati karena dia anggap dirinya adalah murid miskin, dan kalo bisa irit ya irit. _*Namun, dia tidak sadar dia sedang melakukan kesalahan fatal yang akan mempengaruhi karirnya kelak.*_
4 tahun berlalu, dan dia tamat dari fakultas yang ternama dengan angka yang sangat bagus. Hal ini membuat dirinya penuh percaya diri. Lalu dia mulai mengajukan aplikasi kerja di beberapa perusahan ternama di Paris, dengan pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya, semua perusahan ini menyambut dia dengan hangat. Tapi berapa hari kemudian, semuanya menolaknya dengan berbagai alasan.
Hal ini terus terjadi berulang kali sampai membuat dia merasa tidak terima dan sangat marah. Bahkan dia mulai menganggap perusahan-perusahan ini rasis, karena tidak mau menerima warga negara asing. _*Akhirnya, karena penasaran dia memaksa masuk ke departemen tenaga kerja untuk bertemu dengan managernya. Dia ingin tahu alasan apa perusahan-perusahaan tersebut menolaknya. Ternyata, penjelasan yg didapat diluar perkiraannya...*_
Berikut adalah dialog mereka...
_*Manager :*_ Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan anda. Pada saat anda mengajukan aplikasi pekerjaan di perusahan, kami sangat terkesan dengan nilai akademis dan pencapaian anda. Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, anda sebenarnya adalah golongan pekerja yang kami cari-cari.
_*Wanita :*_ Kalau begitu, kenapa perusahan-perusahaan tersebut tidak menerima saya bekerja?
_*Manager :*_ Jadi begini, setelah kami memeriksa di database, kami menemukan data bahwa nona pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.
_*Wanita :*_ (Kaget) Ya saya mengakuinya, tapi apakah karena perkara kecil tersebut perusahan menolak saya?
_*Manager :*_ Perkara kecil ?!? Kami tidak anggap ini perkara kecil, nona.
Kami perhatikan pertama kali anda melanggar hukum terjadi di minggu pertama anda masuk di negara ini. Saat itu petugas percaya dengan penjelasan bahwa anda masih belum mengerti sistem transportasi umum disini. Kesalahan tersebut diampuni. Namun anda tertangkap 2x lagi setelah itu.
_*Wanita :*_ Ohh waktu itu karena tidak ada uang kecil saja.
_*Manager :*_ Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan anda. Jangan anggap kami bodoh ! Kami yakin anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.
_*Wanita :*_ Well, tapi itu bukan kesalahan mematikan bukan? Kenapa harus begitu serius? Lain kali saya berubah kan masih bisa?
_*Manager :*_ Saya tidak anggap demikian, nona!. Perbuatan anda membuktikan dua hal:
_*1. Anda tidak mau mengikuti peraturan yg ada*_
_*Anda pintar mencari kelemahan dalam peraturan dan memanfaatkan untuk diri sendiri.*_
_*2. Anda tidak bisa dipercaya!!*_
_*Nona, banyak pekerjaan di perusahan kami bergantung pada kepercayaan. Jika anda diberikan tanggungjawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka anda akan diberikan kuasa yg besar. Karena efisiensi biaya, kami tidak akan memakai sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaanmu. Perusahan kami mirip dengan sistem transportasi di negeri ini. Oleh sebab itu, kami tidak bisa pakai menerima anda, nona. Dan saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa, tidak ada perusahan yg mau menggunakan jasa anda.*_
Pada saat itu, wanita ini seperti tertampar dan terbangun dari mimpinya dan merasa sangat menyesal. Perkataan manager yang terakhir membuat hatinya bergetar.
_*# MORAL OF THE STORY #.*_
Sahabat hebatku,
_*Dalam kehidupan sosial, Moral dan etika seseorang bisa menutupi kekurangan IQ atau kepintaran. Tetapi IQ atau kepintaran bagaimanapun tingginya tidak akan bisa menolong etika yang buruk....*_
_*Attitude atau suatu sikap mental menjadi dasar utama keberhasilan kita, oleh sebab itu jangan dianggap remeh. Attitude diibaratkan seperti berkendara dengan ban kempes, dimanapun kita berada, baik di lingkungan sosial maupun di lingkungan pekerjaan, attitude seseorang akan dengan mudah dirasakan oleh sesama dan orang2 disekeliling kita akan memberikan reaksi yg sama terhadap attitude kita.*_
_*Jagalah selalu attitude kita dimanapun karena hal tersebut akan mempengaruhi keberhasilan kita di dalam semua bidang sosial maupun pekerjaan._*
๐Copas: tulisan bagus dan inspiratif.
Senin, 26 Februari 2018
Kamis, 08 Februari 2018
ุฃَุนُْูุฐُ ุจِุง ِّููู ู
َِู ุงูุดَّْูุทَุงِู ุงูุฑَّุฌِْูู
ِ
ุจِุณْููููููููููููููููููู ِ ุง๏ทฒِุงูุฑَّุญْู َِู ุงุงุฑَّุญِูู
ุงَُูููู َّ ุตَِّู ุนََูู ุณَِّูุฏَِูุง ู ُุญَู َّุฏٍ َูุนََูู ุขِู ุณَِّูุฏَِูุง ู ُุญَู َّุฏٍ
๐ฒ DARI SEBUAH PESANAN ๐๐น๐ฒ๐พ
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐น๐ฒ๐พ
dari Ust. Arifin Ilham :
๐๐น๐ฒ๐พ
Cerdasnya orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk hidup yang panjang... Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.
Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati,tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukan lah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenar nya,
maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
● 1,
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
● 2,
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
● 3,
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
●4,
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
●5,
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
๐ 6
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
●7,
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah :
Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat :
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya :
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika...
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan, jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 orang. InsyaaAllah beribu2 manusia akan berdzikir kepada Allah. Aamiin...
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ
Allahumma Sholli 'Ala Muhammad Wa 'Ala Alihi Muhammad
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ
ุจِุณْููููููููููููููููููู ِ ุง๏ทฒِุงูุฑَّุญْู َِู ุงุงุฑَّุญِูู
ุงَُูููู َّ ุตَِّู ุนََูู ุณَِّูุฏَِูุง ู ُุญَู َّุฏٍ َูุนََูู ุขِู ุณَِّูุฏَِูุง ู ُุญَู َّุฏٍ
๐ฒ DARI SEBUAH PESANAN ๐๐น๐ฒ๐พ
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐น๐ฒ๐พ
dari Ust. Arifin Ilham :
๐๐น๐ฒ๐พ
Cerdasnya orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk hidup yang panjang... Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.
Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati,tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukan lah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenar nya,
maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
● 1,
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
● 2,
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
● 3,
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
●4,
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
●5,
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
๐ 6
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
●7,
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah :
Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat :
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya :
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika...
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan, jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 orang. InsyaaAllah beribu2 manusia akan berdzikir kepada Allah. Aamiin...
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ
Allahumma Sholli 'Ala Muhammad Wa 'Ala Alihi Muhammad
๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ
┏๐๐ธ━━━━━━┓
*_INSPIRASI HARI INI _*
━━━━━━━๐ธ๐┛
Andai Engkau Tau, Hatimu kan Melumer
-------
Ini bukan dongeng. Kejadian itu terjadi di depan mata. Saat seorang pria-yang terekam CCTV-terlihat kesal dengan semut-semut kecil yang menggerayangi kakinya. Berkali-kali ia menghentak kaki untuk membunuh semut-semut yang telah mengganggu harinya itu.
Merasa kewalahan dengan sepasukan semut kecil di bawah kakinya, pria itu beranjak pindah lokasi. Sedetik kemudian, tiba-tiba sekelebat mobil yang kehilangan kendali menghantam keras tepat di lokasi pria tadi berdiri. Ending kisah nyata ini selanjutnya bisa ditebak... Pria itu selamat dari maut... Sekumpulan semut kecil telah menjadi martir demi keselamatan seorang makhluk Allฤh.
***
Demikianlah Allฤh-yang Mahahalus-berbuat. Sifat rahman-Nya terkadang hadir dalam wujud yang tidak kita sukai. Sifat rahim-Nya sering kali tak terbaca oleh hamba-hamba-Nya yang tak tau diri seperti kita ini.
Tak sekejap pun Allฤh pernah terlelap. Dia mengatur segalanya. Saat para hamba dan kekasih-Nya tertidur, Dia terjaga menjaga. Saat seekor makhluk-Nya yang melata mengerang dalam dahaga, sekejap langit mengucur air atas titah-Nya.
Dialah penyelamat Nuh di atas bahtera. Dialah penolong Ibrahim dalam api yang membara. Dialah penyelamat si kecil Musa yang dihanyutkan sang Bunda, saat seluruh bayi laki-laki dibantai Firร un, justru Musa kecil dibesarkan dalam buaian keluarga istana. Dialah yang mengatur perpisahan antara Yusuf dan ayahnya, untuk kelak berkumpul lagi dalam suasana yang agung lagi mulia.
Atas titah-Nya, bebuahan kurma berjatuhan untuk Maryam yang letih payah dan hamil tua. Atas pengaturan-Nya pula, terbantukanlah anak yatim dari orangtua yang shalih, dengan kedatangan Khidhir bersama Musa.
Demikianlah Allah berbuat. Itu yang terungkapkan oleh kalam-Nya untuk Muhammad. Perbuatan-Nya yang tak terungkap, sungguh lebih banyak dan lebih indah dari apa yang bisa kita bayangkan tentang keindahan.
Agaknya, itulah yang mendorong Ibnul Qayyim untuk menuliskan kalimat berikut:
"Andai seorang hamba mengetahui bagaimana Allah mengatur berbagai urusan untuknya, niscaya dia akan meyakini seyakin-yakinnya, bahwa Allah jauh lebih sayang kepadanya, daripada ayah dan ibunya, dan hatinya akan meleleh karena cinta pada-Nya"
*_INSPIRASI HARI INI _*
━━━━━━━๐ธ๐┛
Andai Engkau Tau, Hatimu kan Melumer
-------
Ini bukan dongeng. Kejadian itu terjadi di depan mata. Saat seorang pria-yang terekam CCTV-terlihat kesal dengan semut-semut kecil yang menggerayangi kakinya. Berkali-kali ia menghentak kaki untuk membunuh semut-semut yang telah mengganggu harinya itu.
Merasa kewalahan dengan sepasukan semut kecil di bawah kakinya, pria itu beranjak pindah lokasi. Sedetik kemudian, tiba-tiba sekelebat mobil yang kehilangan kendali menghantam keras tepat di lokasi pria tadi berdiri. Ending kisah nyata ini selanjutnya bisa ditebak... Pria itu selamat dari maut... Sekumpulan semut kecil telah menjadi martir demi keselamatan seorang makhluk Allฤh.
***
Demikianlah Allฤh-yang Mahahalus-berbuat. Sifat rahman-Nya terkadang hadir dalam wujud yang tidak kita sukai. Sifat rahim-Nya sering kali tak terbaca oleh hamba-hamba-Nya yang tak tau diri seperti kita ini.
Tak sekejap pun Allฤh pernah terlelap. Dia mengatur segalanya. Saat para hamba dan kekasih-Nya tertidur, Dia terjaga menjaga. Saat seekor makhluk-Nya yang melata mengerang dalam dahaga, sekejap langit mengucur air atas titah-Nya.
Dialah penyelamat Nuh di atas bahtera. Dialah penolong Ibrahim dalam api yang membara. Dialah penyelamat si kecil Musa yang dihanyutkan sang Bunda, saat seluruh bayi laki-laki dibantai Firร un, justru Musa kecil dibesarkan dalam buaian keluarga istana. Dialah yang mengatur perpisahan antara Yusuf dan ayahnya, untuk kelak berkumpul lagi dalam suasana yang agung lagi mulia.
Atas titah-Nya, bebuahan kurma berjatuhan untuk Maryam yang letih payah dan hamil tua. Atas pengaturan-Nya pula, terbantukanlah anak yatim dari orangtua yang shalih, dengan kedatangan Khidhir bersama Musa.
Demikianlah Allah berbuat. Itu yang terungkapkan oleh kalam-Nya untuk Muhammad. Perbuatan-Nya yang tak terungkap, sungguh lebih banyak dan lebih indah dari apa yang bisa kita bayangkan tentang keindahan.
Agaknya, itulah yang mendorong Ibnul Qayyim untuk menuliskan kalimat berikut:
"Andai seorang hamba mengetahui bagaimana Allah mengatur berbagai urusan untuknya, niscaya dia akan meyakini seyakin-yakinnya, bahwa Allah jauh lebih sayang kepadanya, daripada ayah dan ibunya, dan hatinya akan meleleh karena cinta pada-Nya"
Dari Sumur ke Istana
By; Nandang Burhanudin
(1)
Kita patut berterimakasih atas dedikasi seorang Yusuf, nabi dan penguasa, pemilik pesona dan kharisma jiwa.
(2)
Dari Yusuf a.s. kita belajar, dengki dan konspirasi, pertanda kita memiliki bobot makna. Bukan karena nista, tapi karena mereka berat hati mengakui Yusuf yang memesona.
(3)
Acap kali tudingan yang menusuk atau tragedi menyayat hati, kadang datang tak kita kira. Yusuf boleh selamat dari cengkeraman srigala, tapi tak bisa mengelak dari kebengisan saudara.
(4)
Kisah Yusuf mengajarkan, tak boleh mengutarakan semua anugerah Allah pada kita. Sebab tak sedikit tipe manusia yang pandangannya sempit, hatinya menghimpit. Mereka sigap gelagap bila memandang anugerah di tangan orang lain, abai dengan anugerah yang ia genggam.
(5)
Kisah Yusuf memapar, manusia jahat kadang tampil bak ahli bijak. Saudara Yusuf mengklaim diri mereka, kami adalah pemberi nasihat dan penjaga terbaik untuk Yusuf.
(6)
Kejahatan apapun bentuknya tak ada yang sempurna. Pasti ada sisi-sisi yang tak terantisipasi. Saudara Yusuf terlupakan mengoyak kemeja. Alibi dimakan srigala terbantahkan.
(7)
Baik dan buruk bukan pada barang, tapi pada cara penggunaan. Kemeja contohnya, bisa menjadi alat dusta, alibi penyelamat, dus bisa menjadi alat terapi.
(8)
Kisah Yusuf menegaskan, si mulia tak akan terhina. Kebebasan bukan berarti kebaikan dibalas keburukan. Karena Si cerdas tak akan meludahi sumur yang airnya ia minum.
(9)
Yusuf mengajarkan, amanah sejati tak akan ada kecuali a mampu menyingkirkan khianat. Tak ada blue area, apalagi remang-remang.
(10)
Yusuf digoda al-jubb dan alhubb (sumur dan kasur). Ia sukses melalui. Tak lama dari sumur ke istana berkat amanah dan dari godaan kasur menjadi luhur.
Damri
By; Nandang Burhanudin
(1)
Kita patut berterimakasih atas dedikasi seorang Yusuf, nabi dan penguasa, pemilik pesona dan kharisma jiwa.
(2)
Dari Yusuf a.s. kita belajar, dengki dan konspirasi, pertanda kita memiliki bobot makna. Bukan karena nista, tapi karena mereka berat hati mengakui Yusuf yang memesona.
(3)
Acap kali tudingan yang menusuk atau tragedi menyayat hati, kadang datang tak kita kira. Yusuf boleh selamat dari cengkeraman srigala, tapi tak bisa mengelak dari kebengisan saudara.
(4)
Kisah Yusuf mengajarkan, tak boleh mengutarakan semua anugerah Allah pada kita. Sebab tak sedikit tipe manusia yang pandangannya sempit, hatinya menghimpit. Mereka sigap gelagap bila memandang anugerah di tangan orang lain, abai dengan anugerah yang ia genggam.
(5)
Kisah Yusuf memapar, manusia jahat kadang tampil bak ahli bijak. Saudara Yusuf mengklaim diri mereka, kami adalah pemberi nasihat dan penjaga terbaik untuk Yusuf.
(6)
Kejahatan apapun bentuknya tak ada yang sempurna. Pasti ada sisi-sisi yang tak terantisipasi. Saudara Yusuf terlupakan mengoyak kemeja. Alibi dimakan srigala terbantahkan.
(7)
Baik dan buruk bukan pada barang, tapi pada cara penggunaan. Kemeja contohnya, bisa menjadi alat dusta, alibi penyelamat, dus bisa menjadi alat terapi.
(8)
Kisah Yusuf menegaskan, si mulia tak akan terhina. Kebebasan bukan berarti kebaikan dibalas keburukan. Karena Si cerdas tak akan meludahi sumur yang airnya ia minum.
(9)
Yusuf mengajarkan, amanah sejati tak akan ada kecuali a mampu menyingkirkan khianat. Tak ada blue area, apalagi remang-remang.
(10)
Yusuf digoda al-jubb dan alhubb (sumur dan kasur). Ia sukses melalui. Tak lama dari sumur ke istana berkat amanah dan dari godaan kasur menjadi luhur.
Damri
iqob tausyiah 2
*✍JODOHMU,CERMINAN DIRIMU*
๐ค```Banyak diantara kita yang sebelum menikah, mengangankan pasangan yang kriterianya seperti ini dan seperti itu. Bagi yang telah menikahpun, pasti masih menyimpan sebuah harapan pada pasangannya. Harapan agar pasangannya seperti yang ia idamkan.
⭕Salahkah jika kita menetapkan kriteria atau berharap pasangan saat ini sesuai dengan apa yang kita inginkan?
๐Tentu tidak, selama kriteria-kriteria tersebut masih dalam koridor syari’at dan apa yang ia harapkan mampu dipenuhi oleh pasangannya. Namun, bagaimana jika harapan itu terlalu tinggi hingga sulit untuk dipenuhi?
๐Seandainya kita tahu, tidaklah Allah memasangkan kita melainkan dengan yang sekufu juga. Bukankah Allah telah berjanji dalam firman-Nya?
๐“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)
✅Jika kita mengharapkan pasangan yang rajin menuntut ilmu, sudahkah kita aktif mendatangi majelis-majelis ilmu?
✅Jika kita mengidamkan pasangan yang halus tutur kata dan perangainya, sudahkah kita sendiri santun dalam berucap dan berbuat?
✅Jika kita mengharapkan pasangan yang rapat menjaga hijab dan kehormatannya serta menundukkan pandangannya dari lawan jenisnya, sudahkah kita menerapkan hal yang sama pada lawan jenis kita?
☘Sungguh jika kita sadar, ketika mengharapkan pasangan dengan segudang kriteria dan kelebihan.. Cobalah bertanya pada diri sendiri,
☘“Sudahkah saya cukup baik untuk mendapatkan yang demikian?”.
✍Ketika kita memimpikan pasangan yang 100% sesuai dengan harapan kita.. Jujurlah pada diri sendiri,
๐ฃ“Sudahkah saya memenuhi harapannya akan kriteria pasangan ideal, sempurna 100%?”
❌Bukan berarti mengharap mendapat pasangan yang lebih baik itu terlarang. Yang jadi ganjalan adalah ketika kita muluk-muluk memimpikan si dia yang serba sempurna tanpa cela, sudahkah kita berkaca?
๐Sudahkah kita melihat pada diri sendiri?
๐Mengukur dan menakar. Pantaskah kita mendapatkan si serba sempurna sementara kita sendiri.. Jauh dari kata sempurna?
❌Tidak ada yang salah dengan bermimpi. Asal tetap menjejak pada realita. Jangan sampai mimpi kita justru menghalangi kita untuk bersegera menikah.
๐Karena terlalu sibuk mengejar yang sempurna sehingga melupakan yang biasa-biasa saja namun lebih mampu menjaga kita dari fitnah.
๐Atau bagi yang telah menikah, harapan itu menghalangi kita dari rasa syukur akan hadirnya pasangan yang Allah anugerahkan dalam hidup kita. Terus menuntut pasangan agar 100% sesuai dengan keinginannya.
๐So teruslah berusaha, memperbaiki diri dan tak putus berdo’a...
๐Agar diberikan yang shalih/ah dan menentramkan. Yang terbaik untuk menemani menjalani hari-hari, mewujudkan rumah tangga penuh sakinah di bawah limpahan rahmat-Nya.
๐“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya” (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)
❤Karena sesungguhnya jodohmu… adalah cerminan dirimu.
Wallahu a'lam bishowab```
*✍JODOHMU,CERMINAN DIRIMU*
๐ค```Banyak diantara kita yang sebelum menikah, mengangankan pasangan yang kriterianya seperti ini dan seperti itu. Bagi yang telah menikahpun, pasti masih menyimpan sebuah harapan pada pasangannya. Harapan agar pasangannya seperti yang ia idamkan.
⭕Salahkah jika kita menetapkan kriteria atau berharap pasangan saat ini sesuai dengan apa yang kita inginkan?
๐Tentu tidak, selama kriteria-kriteria tersebut masih dalam koridor syari’at dan apa yang ia harapkan mampu dipenuhi oleh pasangannya. Namun, bagaimana jika harapan itu terlalu tinggi hingga sulit untuk dipenuhi?
๐Seandainya kita tahu, tidaklah Allah memasangkan kita melainkan dengan yang sekufu juga. Bukankah Allah telah berjanji dalam firman-Nya?
๐“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)
✅Jika kita mengharapkan pasangan yang rajin menuntut ilmu, sudahkah kita aktif mendatangi majelis-majelis ilmu?
✅Jika kita mengidamkan pasangan yang halus tutur kata dan perangainya, sudahkah kita sendiri santun dalam berucap dan berbuat?
✅Jika kita mengharapkan pasangan yang rapat menjaga hijab dan kehormatannya serta menundukkan pandangannya dari lawan jenisnya, sudahkah kita menerapkan hal yang sama pada lawan jenis kita?
☘Sungguh jika kita sadar, ketika mengharapkan pasangan dengan segudang kriteria dan kelebihan.. Cobalah bertanya pada diri sendiri,
☘“Sudahkah saya cukup baik untuk mendapatkan yang demikian?”.
✍Ketika kita memimpikan pasangan yang 100% sesuai dengan harapan kita.. Jujurlah pada diri sendiri,
๐ฃ“Sudahkah saya memenuhi harapannya akan kriteria pasangan ideal, sempurna 100%?”
❌Bukan berarti mengharap mendapat pasangan yang lebih baik itu terlarang. Yang jadi ganjalan adalah ketika kita muluk-muluk memimpikan si dia yang serba sempurna tanpa cela, sudahkah kita berkaca?
๐Sudahkah kita melihat pada diri sendiri?
๐Mengukur dan menakar. Pantaskah kita mendapatkan si serba sempurna sementara kita sendiri.. Jauh dari kata sempurna?
❌Tidak ada yang salah dengan bermimpi. Asal tetap menjejak pada realita. Jangan sampai mimpi kita justru menghalangi kita untuk bersegera menikah.
๐Karena terlalu sibuk mengejar yang sempurna sehingga melupakan yang biasa-biasa saja namun lebih mampu menjaga kita dari fitnah.
๐Atau bagi yang telah menikah, harapan itu menghalangi kita dari rasa syukur akan hadirnya pasangan yang Allah anugerahkan dalam hidup kita. Terus menuntut pasangan agar 100% sesuai dengan keinginannya.
๐So teruslah berusaha, memperbaiki diri dan tak putus berdo’a...
๐Agar diberikan yang shalih/ah dan menentramkan. Yang terbaik untuk menemani menjalani hari-hari, mewujudkan rumah tangga penuh sakinah di bawah limpahan rahmat-Nya.
๐“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya” (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)
❤Karena sesungguhnya jodohmu… adalah cerminan dirimu.
Wallahu a'lam bishowab```
Seandainya kita tahu, tidaklah Allah memasangkan kita melainkan dengan yang sekufu juga. Bukankah Allah telah berjanji dalam firman-Nya?
๐“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)
๐“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)
Senin, 15 Januari 2018
*_10 WASIAT_*
*Rosulullah SAW*
Kepada *FATHIMAH* Puterinya :
1. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.
2. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
3. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.
5. *Wahai Fatimah*
Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap isteri.
Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan.
Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah.
Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya.
Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman
yang indah yang merupakan bagian dari taman surga.
Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan.
Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
8. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga.
Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.
Subhaanallah
Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketika ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya.
Ayo qt SHARE ke istri - sdri - tmn qt spy dpt kebaikan dr nya..
Smg kita dapat Menjalankan Tugas ini dengan ikhlas & Senang Hati
*Rosulullah SAW*
Kepada *FATHIMAH* Puterinya :
1. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.
2. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
3. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. *Wahai Fatimah*
Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.
5. *Wahai Fatimah*
Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap isteri.
Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan.
Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah.
Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya.
Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman
yang indah yang merupakan bagian dari taman surga.
Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan.
Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
8. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang isteri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. *Wahai Fatimah*
Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga.
Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.
Subhaanallah
Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketika ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya.
Ayo qt SHARE ke istri - sdri - tmn qt spy dpt kebaikan dr nya..
Smg kita dapat Menjalankan Tugas ini dengan ikhlas & Senang Hati
Langganan:
Postingan (Atom)