SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Sabtu, 03 Desember 2011

HIDUP INI ADALAH UJIAN
Hidup kita merupakan ujian. Susah senang yang kita alami dalam hidup telah diatur rapi oleh Allah untuk kita. Ujian senantiasa mendampingi dan mewarnai kehidupan kita sebagai seorang manusia. Hidup mudah tanpa kesusahan akan membosankan. Kesusahan yang berkepanjangan akan mengecewakan. Kehidupan pasti ada naik dan turun, menang dan kalah, sukses dan gagal. Itu sudah menjadi sunnatullah, Allah yang lebih memahami sifat makhlukNya. Tugas kita sebagai hamba Allah hanyalah menjalankan apa yang perintahkan-Nya. Biarlah ketetapan/kesudahan sesuatu perkara itu menjadi hak milik Allah semata. Dalam (QS 67 : 2) “ yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. selanjutnya dalam  ( QS 2: 155 “ dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Dan Secara umum beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi ujian hidup diantaranya :
1. Waktu Ujian
Batas waktu sudah ditentukan secara pasti “Apabila telah datang ajalmu, tidak akan dapat dicepatkan ataupun dilambatkan, karena semua itu adalah rahasia Allah”. Hikmahnya; tidak boleh mengabaikan/melalaikan setiap perintah Allah. Gunakan waktu sebaik mungkin karena waktu yang telah berlalu tidak akan dapat dijemput kembali. Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah”. tiap-tiap umat mempunyai ajal. apabila telah datang ajal mereka, Maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). (QS 10: 49)
2. Bentuk Ujian
Secara garis besar, ada 2 bentuk soal ujian; yaitu berupa keburukan ataupun kebaikan. tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS 21 : 35).
Selama menjalani ujian ingatlah selalu bahwa Allah senantiasa mengawasi. Tidak satupun perbuatan, perkataan dan hati bisa luput dari pengawasan Allah. Selalu mengingat adanya pengawasan akan membuat kita berhati-hati dalam setiap perbuatan maupun perkataan.
Sedangkan bagi yang dinyatakan tidak lulus atau gagal akan menerima azab yang setimpal dengan kesalahan yang diperbuatnya. Tak ada tenggat bagi mereka yang memohon untuk dikembalikan kedunia karena tidak ada ujian susulan bagi keyakinan yang terlambat.

Sepanjang kehidupan yang dilalui manusia di dunia ini tak lepas dari ujian. Akal yang dikaruniakan pada manusia merupakan alat yang bisa digunakan untuk memikirkan seni dalam menjalani kehidupan, karena sesungguhnya hidup itu adalah sebuah perjalanan yang sarat dengan ujian. Dan kini saatnya kita merenung alur perjalanan hidup kita, dan tepatlah
firman Allah " Dia lah yang menciptakan kematian dan kehidupan adalah untuk menguji siapa yang paling baik amalnya," ada beberapa pelajaran dalam ayat ini, pertama kita harus yakin bahwa ada kehidupan setelah kematian,jadi matilah untuk hidup jangan hidup untuk mati, kedua : hasil dari perjalanan kehidupan bahwa kita hanya diminta oleh Allah untuk berbuat yg terbaik,bukan quantitas  melainkan qualitas. Jalan menuju yang terbaik adalah siapa yg paling bisa menjaga keilkhlasan dalam beramal dan paling mengikuti sunnah Rosulullah, wallahu a'lam bishshowab.
SELAMAT UJIAN SEMOGA SUKSES!

(April 2009)


Selasa, 29 November 2011

KINI SAATNYA BERUBAH...

Pernahkah Anda mengalami kejenuhan yang luar biasa? harapan datang tak sesuai dengan keinginan? berada pada posisi serba salah, semua serba membingungkan? rasanya bila kita dihadapkan dengan kondisi seperti ini rasanya seperti menyebalkan, dada sesak, dan entahlah masih banyak lagi semua rasa menjadi satu. 

Perubahan adalah suatu kepastian dan keharusan, hanya orang-orang yang mau berubah yang dapat mengubah nasib, karena tidak akan berubah nasib suatu hamba, bila hamba tersebut tidak merubah nasibnya sendiri. Pilihan terbaik ada pada kita, mana yang akan  kita pilih, apalagi hari ahad tangga 27 november 2011 tepat tanggal 1 Muharram 1433H , tahun baru pada penanggalan kalender islam, saatnya kita menentukan pilihan.

Yakin dan fokus pada pilihan kita, insya Allah akan ada hasilnya, ikhlaskan pada Allah hasilnya disamping kita berikhtiar dan berdoa, Semoga akan ada selalu jalan untuk kita.

Selamat Tahun Baru, 1 Muharram 1433H
Semoga Hari ini lebih baik dari hari sebelumnya
Dan Semoga Allah SWT selalu menyertai langkah dan niat kita untuk meraih ridho-Nya, Amin
KEBERSAMAAN DALAM KEKELUARGAAN


Menjadi bahagia bisa beragam penyebabnya, ada yang bahagia karena jabatan, kekayaan atau karena keluarga. Bahagia dengan jabatan masuk akal juga  menurut saya, karena dengan jabatan kita akan dihargai keberadaan  kita, dihormati dan diharapkan setiap keputusan kita, namun apakah itu akan bertahan lama? rasanya tidak, karena dengan jabtan tanggung jawab kita akan besar, dengan jabatan akan membuat kita lupa diri, selalu memberi perintah karena biasa selalu dilayani, begitupun dengan kekayaan, kita harus pintar-pintar diri dalam mengelola jabatan dan kekayaan , karena kita tidak boleh rendag pengetahuan, tipis iman dan miskin kekayaan, sebagai seorang muslim kita harus kaya dan pintar, namun jangan sampai kita lupa bahwa dengan harta halal yang kiti miliki , ilmu dan jabatan yang ada harus dapat mengantarkan kita kepada membahagiakan keluarga. Kita bisa ajak rekreasi, bantu keluarga yang sedang kesulitan, karena kebahagiaan yang masuk tulus ke dalam hati adalah yang bisa memberikan orang lain tersenyum karena kita.

Namun terkadang kalau boleh jujur kita sering diperbudak oleh jabatan, jangan sampai kita lengah, jangan sampai jabatan dan kekayaan membuat kita lengah dengan dunia ini. Jadikan semuanya sebagai kendaraan kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat, insya Allah semoga Allah meridjoi niat kita amin. 

Minggu, 20 November 2011

MEMILIH YANG TERBAIK DARI YANG PALING BAIK


Apa yang akan Anda lakukan bila dihadapkan pada pilihan yang paling baik. Tentu saja ada yang terbaik dari yang paling baik. Namun kita tetap harus memiliih. Dukungan orang-orang terdekat sangat membantu kita dalam memilih dan menentukan, karena secara real kita hidup bersama mereka, dan mereka jugalah yang tahu siapa diri kita dan yang akan kita lakukan dalam keseharian hidup kita.

Meninggalkan pekerjaan lama bukanlah hal yang mudah, pikiran kita sudah dipenuhi dengan hal yang rutin, sehingga terkadang kita sulit berfikir jernih.

Masuk ke dalam dunia usaha baru juga bukanlah hal yang mudah, banyak konsekuensi yang harus diambil. Meninggalkan yang lama  dan masuk ke tempat yang baru harus tetap dipilih, tidak bisa ambil keduanya apabila kita akan meraih hasil yang maksimal.

Diberatkan oleh orang-orang yang menahan diri kita bisa jadi membuat langkah untuk pergi menjadi tertunda, sekarang hanya tinggal kita saja niatnya yang perlu dipertajam, untuk terus atau tinggal, Berdoa kepada Allah agar Allah memberikan kebaikan dalam setiap keputusan, Amin.

Senin, 14 November 2011

MENENTUKAN SIKAP untuk SUATU PILIHAN


Sulitnya mengambil sikap menandakan bahwa kita termasuk orang yang tidak ingin mengambil resiko besar. Padahal belum tentu resiko besar akan kita ambil dan temui, justru bisa jadi banyak manfaat yang akan kita peroleh dengan mengambil sikap yang positif.

Bekerja untuk suatu hal yang kita minati akan membuat kita bahagia, mencintai pekerjaan dan mendapatkan hasil yang maksimal, tidak setengah-setengah. Bagaimana kita akan bahagia, menyenangi pekerjaan kita apabila kita sendiri dari awal tidak menyukai pekerjaan itu. Bisa saja kita profesional mendrive diri kita, motivasi kita hati kita bila semuanya berjalan hanya sendirian, issue dari lingkungan sekitar, memang ada cerita untuk menjadi pemenang dalam sebuah pertunjukan, maka jaga sikap dengan tenang, jangan perdulikan ucapan dan teriakan penonton, jalan saja terus melaju, hingga sampai ke garis finish sebagai pemenang. Namun apakah itu berlaku kalau di diri kita sudah tidak menyukai suatu pekerjaan, dan memang sudah tidak kita sukai.

Bismillah, allah menciptakan setiap cerita penuh dengan perhitungan, tidak ada yang kebetulan, semua sedang berproses. bisa jadi mulai kehidupan baru dan meninggalkan pekerjaan lama akan membuat hidup menjadi lebih baik, kebebasan berekspresi, dan hidup tidak tertekan oleh siapapun. Ya allah tuntun langkah hamba untuk memutuskan yang terbaik dan menggapai ridho-Mu Amin.

Kamis, 03 November 2011

NASEHAT UMI DAN SI DIA YANG MENCERAHKAN


Berada pada posisi yang sedang bingung karena tidak tahu harus berbuat apa membuat diri ini hanya bisa merenung karena tidak ada yang bisa dilakukan, namun nasehat terindah dari umi membuat diri ini harus bangkit dari kondisi ini, berikut ini kata-kata mujarab umi :
1. Allah telah memberikan amanah ini, maka jalankan dengan niat ibadah
2. Lebih baik diri ini merasa kecil, namun orang lain menganggap kita adalah besar, lagipula ada doanya agar diri ini selalu tidak sombong
3. Allah mengabulkan doa kita yang selalu minta untuk menjadi yang terbaik dalam pandangan Allah , mungkin inilah yang terbaik untuk kita
4. Kan selama ini tidak mau makan ceker ayam karena tidak mau jadi bawahan,maunya kepala ayam terus agar bisa jadi atasan, dan inilah memang jalannya untuk menjadi atasan
5. Bekerja dengan luwes jangan membuat orang lain sakit hati

Sedangkan si dia memberikan nasehat bahwa ketidakpercayaan diri karena posisi yang baru  merupakan hal yang biasa, hal ini karena nervous saha karena ini adalah pengalaman yang pertama dan dinikmati saja sebagai sebuah pengalaman.

Insya Allah hal seperti ini memang sering saya alami ketika menerima amanah baru dalam setiap kepanitiaan atau posisi baru, di awal saya memang merasa down, tapi setelah saya banyak bertanya, belajar, dan take action saya akhirnya alhamdulillah selalu memberikan hasil yang memuaskan orang yang memberi amanah kepada saya, yang terpenting saya usaha dan doa, insya allah pagi ini saya tercerahkan. Alhamdulillah Ya Allah terima kasih.
DILEMA


Terpilih dengan jabatan yang cukup bergengsi terkadang serba salah juga menyikapinya. Menerima berarti menjalankan konsekuensi yang ada disamping haknya, menolakpun sepertinya tidak profesional. Namun semua telah berproses, dipilih dan diangkat tentunya dengan banyak pertimbangan. Begitupun pada diri kita, setiap malam doa selalu dipanjatkan agar diberikan posisi yang terbaik dan bisa membawa banyak manfaat untuk orang banyak, dan ketika diberikan apakah kita harus menolak, tanpa alasan?

Perasaan ragu dan takut tidak bisa membawa ke arah lebih baik selalu menghantui diri ini, apakah mampu mencapai target yang ditetapkan, kenapa dipilih, apa tidak ada yang lain, dan apakah bisa memberikan yang terbaik dari amanah ini, nasehat orang-orang terdekat bahwa ini adalah bukan kebetulan, support dari orang yang tersayanglah yang bisa memberi kekuatan kepada diri ini untuk terus maju dan percaya diri dalam menerima amanah ini. Karena posisi adalah amanah bukan suatu kebanggaan, bahkan khawatir diri ini lupa untuk minta dihargai, dihormati dan dipatuhi oleh orang lain, astagfirullah, berat rasanya. Ingin hati ini menolak bila melihat ujian didepan, ingin diri ini mengundurkan diri saja, namun terasa tidak profesional dan belum memiliki sesuatu yang jelas untuk membuat orang tua bahagia dan gembira serta bangga pada anaknya. 

Sungguh November ini merupakan hal yang tidak bisa dilupakan, membuat tidur tak nyenyak, setiap malam berfikir bagaimana dan apa? karena harus banyak penyesuaian, memulai lagi belajar dari hal yang baru dengan orang lain, belajar menyesuaikan dengan pimpinan dan rekan yang baru, walau sudah kenal namun tak sedekat pimpinan sebelumnya. Ya Allah apa aku kuat? tolong mampukan aku? tolong aku dimana saja aku berada, aku tak mampu tanpa bimbingan-Mu Ya Allah. Beri hamba-Mu kekuatan, Amin