SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Selasa, 11 Oktober 2016

Amalan bulan muharam

Doa dan Amalan Ketika Memasuki Hari Asyura’

Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin, Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kita karunia iman dan taqwa di awal tahun yang penuh barokah ini. Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, penuntun kita menuju jalan yang diridhoi oleh Allah SWT, beserta keluarga, sahabatnya, dan para pengikutnya.

Pada bulan Muharram, ada hari yang sangat istimewa, yaitu tanggal 10 Muharram. sejak jaman dahulu hari itu sangat dinilai sakral oleh kebanyakan manusia, namun banyak diantara mereka yang merayakan hari itu dengan berbagai bentuk kemaksiatan, kemusyrikan, dan hal-hal yang menyebabkan murka Allah SWT. Oleh karena itu, para pendahulu kita, terutama para ulama Ahlu Sunnah Wal Jamaah telah memberikan tuntunan kepada kita semua untuk memperingati hari tersebut agar kita tidak terjerumus ke dalam kemurkaan Allah SWT.

Berdasarkan beberapa hadits Rosulullah SAW dan tuntunan beberapa ulama ahlu sunnah wal jamaah (ASWAJA) ketika memasuki hari asyura’ (10 Muharram) dianjurkan untuk;

1.Berpuasa Asyura’, dianjurkan pula untuk berpuasa di hari sebelumnya (9, 10 Muharram).

2.Memperbanyak belanja/ nafkah untuk keluarga di hari tersebut.

3.Bersedekah kepada fakir miskin dan anak yatim.

4.Silaturrahmi.

5.Berkunjung kepada Ulama

6.Menjenguk orang sakit

7.Mandi.

8.Memotong kuku.

9.Membaca surat Alikhlas 1000 kali.

10.Memperbanyak amal-amal ibadah.

Membaca doa Asyura’.

Adapun cara membaca doa asyura, sebagaimana disebutkan dalam kitab kanzunnajah wassurur karangan syekh Abdul Hamid AlKuds yaitu diawali dengan membaca:

حَسْبُنَااللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

sebanyak 70 kali (faedahnya Allah tidak akan mencabut ajalnya di tahun itu, seandainya sudah ajalnya maka oleh Alloh pasti dilupakan untuk membacanya)

kemudian membaca doa berikut:

 سُبْحَانَ اللَّهِ مِلْءَالْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَاوَزِنَةَالْعَرْشِ لاَمَلْجَأَ وَلاَمَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ اِلاَّ اِلَيْهِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَالشَّفْعِ
وَالْوِتْرِ وَعَدَدَكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَاأَسْأَلُكَ السَّلاَمَةَبِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَاِلاَّبِاللَّهِ الْعَلِىِّ الْعَظِيْمِ وَهُوَحَسْبِي وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ

sebanyak 7 kali

Demikianlah doa dan amalan hari asyura’ yang telah dituntunkan oleh para ulama ahlu sunnah wal jamaah, semoga kita dapat mengamalkan semua amalan tersebut sehingga kita selalu mendapat ridho dari Alloh SWT, Amiiin.

________________

Dikutib dari kitab “Tuntunan Beberapa Ulama Aswaja Dalam Memasuki Hari Asyura”, oleh Al Ustadz Assayyid Alwy bin Salim Alaydrus

 
Sumber :
http://www.mti-alislamy.org/2016/10/09/doa-asyura/

Kamis, 22 September 2016

JANGAN NIKAHI ENAM TYPE WANITA INI.

1.Al Annanah
2.Al Mananah
3.Al Hananah
4.Al Haddaqah
5.Al Barraqah
6.Asy Syaddaqah.
Siapa saja mereka? Berikut ini penjelasannya:

Al Annanah: adalah wanita yang suka mengeluh dan mengadu.

Menikahi wanita type ini membuat suami sulit mencapai sakinah dalam keluarga. Sebab suka mengeluh tidak mendatangkan solusi apapun. Ia justru bisa menguras emosi suami. Sedangkan mengadu sering merusak hubungan baik dengan sesama; baik kerabat maupun sahabat. Apalagi jika yang suka diadukan istri adalah orang tua suami.

Al Mananah: adalah wanita yang suka mengungkit-ungkit kebaikan dan jasanya.

Menikahi wanita type ini membuat seorang laki-laki terhambat menjalankan perannya sebagai pemimpin keluarga. Jika ia berbeda pendapat dengan istrinya, sang istri mengungkit kebaikan dan jasanya. Apalagi jika secara ekonomi sang suami “lebih rendah” dari istrinya.

Al Hananah: adalah wanita yang suka menceritakan dan membanggakan orang di masa lalu.

Jika ia janda, ia membangga-banggakan mantan suaminya. Jika ia belum pernah menikah, mungkin ia membangga-banggakan ayahnya dan membandingkan dengan suaminya. Atau mungkin membangga-banggakan saudaranya atau temannya di hadapan suami.

Al Haddaqah: adalah wanita yang keinginan belanjanya besar, mudah tertarik suatu barang atau produk, dan suka meminta suami membelikan.

Meskipun suaminya orang yang kaya, boros tetap tidak baik dan tidak disukai agama. Apalagi jika suaminya pas-pasan atau miskin. Betapa banyak suami yang akhirnya terperosok ke jalan haram gara-gara permintaan istri yang berlebihan.

Al Barraqah:
Ada dua makna al Barraqah. Pertama, ia adalah type wanita yang suka berhias sepanjang hari.

Meskipun demi tampil menawan di hadapan suami, berhias sepanjang hari termasuk sikap berlebihan. Berlebihan dalam belanja kosmetik dan berlebihan dalam pemanfaatan waktu yang mengabaikan kewajiban-kewajiban lainnya. Apalagi jika niatnya bukan untuk suami.

Kedua, wanita yang tidak mau makan dan suka mengurung diri sendirian.

Dengan kata lain, ia type penyedih. Bagaimana keluarga bisa sakinah mawaddah wa rahmah kalau sang istri suka berbuat demikian?

Asy Syaddaqah: adalah type wanita yang suka nyinyir dan banyak bicara.

Hampir setiap hal dikomentari dan komentarnya bukanlah komentar yang bermanfaat. Ada hal yang wajar saja dikomentari negatif apalagi jika ada kesalahan. Menikahi wanita type ini, sulit bagi suami menemukan kedamaian karena semua sikapnya akan menjadi sasaran komentar nyinyir sang istri.

Semoga sahabat yang belum menikah dihindarkan Allah dari calon istri dengan type seperti di atas. Dan semoga mendapatkan jodoh yang SHALIHAH sehingga terwujud keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin...

*Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghozali.( bagi calon mertua yg ingin cari calon  mantu untuk anak lakinya perlu hal ini di pertimbangkan)


eL-machQribi


Dialog Antara Rasululloh SAW & iblis:
------------------------

*Rasulullah* bertanya:
*Apa yg kau rasakan jika
melihat seseorang dari umatku hendak Solat*
*Iblis* menjawab :
*Aku merasa Panas dingin dan Gementar*
*Rasulullah* : “kenapa?”
*Iblis* :
"Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 Derajat”
*Rasulullah* : “Jika seorang umatku berpuasa?”
*Iblis* :
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka”
*Rasulullah* :  “Jika ia berhaji?”
*Iblis* :
“Aku seperti orang Gila
*Rasulullah* :
“Jika ia membaca Al-Quran?”
*Iblis* :
 “Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api”
*Rasulullah* :
“Jika ia bersedekah?”
*Iblis* :
“Itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”
*Rasulullah* :
“Mengapa bisa begitu?“
*Iblis*:
”sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, iaitu :
1. Keberkahan dlm hartanya,
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,
*Rasulullah* :
“Apa yg dapat mematahkan pinggangmu?"
*Iblis* :
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
*Rasulullah* :
“Apa yg dapat melelehkan tubuhmu?”
*Iblis* :
“Taubat org yg bertaubat”
*Rasulullah* :
Apa yg dpt membakar hatimu?”
*Iblis* :
“istighfar di waktu siang & malam”
*Rasulullah* :
“Apa yg dpt mencoreng wajahmu?”
*Iblis* :
 “Sedekah yang diam-diam”
*Rasulullah* :
“Apa yg dpt menusuk matamu?”
*Iblis* :
“Solat fajar”
*Rasulullah* :
“Apa yg dpt memukul kepalamu?”
*Iblis* :
“Solat berjamaah”
*Rasulullah* :
“Apa yg paling mengganggumu”
*Iblis* :
“Majlis para ulama”
*Rasulullah* :
“Bagaimana cara makanmu?”
*Iblis* :
“Dengan Tangan kiri dan jariku”
*Rasulullah*:
 “Dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas?”
*Iblis* :
“Dibawah kuku Manusia”
*Rasulullah* :
“Siapa temanmu wahai iblis?”
*Iblis* :
“Pezina”
*Rasulullah* :
“Siapa teman tidurmu?”
*Iblis* :
“Pemabuk”
*Rasulullah* :
“Siapa tamumu?”
*Iblis* :
“Pencuri”
*Rasulullah* :
“Siapa utusanmu?”
*Iblis* :
“Tukang Sihir (Dukun)”
*Rasulullah* :
“Apa yg membuatmu Gembira?”
*Iblis* :
“Bersumpah untuk cerai”
*Rasulullah* :
“Siapa kekasihmu?”
*Iblis* :
“Org yg meninggalkan Solat Jumat”
*Rasulullah* :
“Siapa Manusia yg paling
membahagiakanmu?"
*Iblis* :
“Org yg meninggalkan sholat dengan sengaja"

*Nahh ternyata orang yg tidak sholat itu telah membahagiakan IBLIS.
Jangan jangan ada di antara Qt yg telah membuat IBLIS bahagia.......
*Penggalan pidato KH. Hasan Abdullah Sahal dalam acara Sujud Syukur 90 tahun Gontor. Tentang memilih pemimpin.*

_"Kepada ummat Islam seluruh Indonesia. Kami titipkan ummat ini kepada antum pondok modern Gontor dan para alumni-alumninya. Pilihlah pemimpin-pemimpin yang menuju kepada kesurgaan kita semuanya. Kami titipkan supaya anak-anak kita menyelamatkan bangsa ini dari neraka masuk surga. Sejelek-sejelek muslim, senakal-nakal muslim. Securang-curang muslim, kalau masuk penjara nanti mati masuk surga. Seadil-adil kafir, sejujur-jujur kafir, sepintar-pintar kafir, sesantun-santun kafir, jadi menteri, masuk istana, mati, masuk neraka."_

_"Sejelek-jelek muslim, senakal-nakal muslim, masih punya jatah di surga. Sebaik-baik kafir ndak punya jatah di surga. Tapi jangan lupa masih ratusan, ribuan, jutaan muslim yang adil, santun, demokratis, dan sayang pada rakyatnya. Kita titipkan ummat ini pada bangsa kita untuk memperjuangkan bangsa dan ummatnya."_

*```(Pidato ini hrs kita share ke semua warga muslim DKI, agar mereka lebih tau bahayanya jika memilih pemimpin KAFIR)```* 👍😊
Cubitan Untuk Kita Semua

Syeikh Nuruddin Albanjari dalam satu ceramahnya pernah memberi pertanyaan kepada para pendengar :

"Kenapa tidak ada seorangpun pemain sepak bola membawa handphone mereka masuk lapangan ketika bertanding?

Jawabannya:
Sebab tidak ada kepentingan. Mereka hanya perlu fokus kepada permainan mereka.

Persoalan yang diberikan oleh Syeikh Nuruddin Al-Banjari:

Jadi kenapa kita perlu membawa handphone ketika masuk ke rumah Allah/masjid?
Adakah lapangan bola itu lebih mulia daripada masjid?
Adakah bermain bola itu perlu lebih fokus/khusyuk daripada solat?

Pesan Syeikh:
Mulai sekarang, belajarlah... belajarlah untuk tidak menyibukkan diri dengan handphone/netbook/laptop dalam rumah Allah kerana tiada urusan yang lebih penting daripada urusan kita dengan Allah.
Jaga adab kita dengan Allah...

Syeikh Abdurrahman Assudais Imam Mesjidil Haram satu ketika mengimami shalat di depan Ka'bah, dalam shalat nya beliau mendengar suara musik dari hp salah satu jamaah yang ikut shalat dibelakangnya.

Setelah selesai shalat beliau bangkit sambil menangis berkata kepada jamaah shalat, "Saya belum pernah mendengar musik di rumah saya tetapi hari ini saya mendengar musik di rumah Allah".

By Mush'ab Bin Ramli


Rabu, 31 Agustus 2016

*TERNYATA DIDALAM KUBUR BISA NGAJAK TEMAN-TEMAN*

_Abu Shafaa Al-Ichwan_
_____________________

Baiklah, sekarang fokuskan dirimu, luangkan waktu sebentar saja, kita akan bermain dengan imajinasi. Bayangkanlah hal berikut. 

*Berapa banyak kenalan dalam daftar kontakmu sekarang ini?*

800? 1000? 1500? Saya yakin banyak sekali. Sekarang coba kamu pilah lagi, dari sekian banyak kontak tadi, berapa orang yang kamu anggap temanmu? 400? 500? 600?, 

*Ok sekarang kecilkan lagi, dari sekian banyak temanmu itu berapa orang yang benar-benar dekat denganmu?*

100? 200? Semakin sedikit kan. 

Ok, fokus ya. Dari mereka yang dekat tadi, berapa orang yang kamu rasakan bersahabat karib? Hmmm..10? 20? Ini mungkin terlalu banyak. Ok anggaplah 10 orang. Bayangkan baik-baik. Tetap fokus. 

*Dari sisa 10 orang tadi, berapa orang yang layak kamu anggap seperti saudara kandung yg bisa saling berbagi suka dan duka, rela berkorban jiwa dan raga, sehidup semati?*

..erhmm...kamu terlalu lama berfikir. Ok anggaplah ada, 1 atau 2 mungkin masih masuk akal.

*Baik, rasakan..*tiba-tiba malam ini dada kamu terasa sakit, sakit sekali, nafas terasa sulit, sesak. Tak lama kamu dijemput ambulan, sekarang kamu berada di ruang IGD rumah sakit. 

*Bayangkan suasana ruangannya.*Dari 2 orang yg tersisa tadi, siapakah diantaranya yang kamu fikirkan ada bersamamu?

Saat ini kamu terbaring dengan alat bantu pernafasan dimulutmu, penglihatanmu samar. Kamu dipindahkan ke ruang perawatan. 

*Ini harimu yg ketiga,* tubuhmu lemah, tak mampu membersihkan diri sendiri, tak mampu menyuapi makananmu sendiri, dari tepian matamu keluar air mata penyesalan. Adakah diantara 2 teman terbaikmu setia mendampingi? 

*Dalam bayanganmu, adakah mereka di ruangan ini?* Kamu berkata dalam hati, "Tidak ada, mereka tidak ada". Baiklah, ketepikan semua teman & sahabatmu itu, hilangkan mereka dari pikiranmu, tidak ada satupun dari mereka yg masuk sampai tahap ini. Sekarang hanya keluargamu.
*Bayangkan kamu sekarang sedang diurus oleh keluargamu.* Ada ayah ibumu disana, adik kakakmu, suami/istrimu, mungkin anak-anakmu, semua mengelilingimu. Bayangkan wajah sedih dan khawatir mereka. 

Kamu benar-benar tak berdaya, tak dapat berkata-kata kpd mereka. Selang dan alat bantu medis dimana-mana. Dari sekian banyak keluargamu, siapa disana yang setia mengurusimu? Ayah/ibu, suami/istri, anak-anak. 

*Baik, rasakan saat ini tubuh kamu semakin lemah,* tak berdaya dan berjuang menghadapi kesakitan, siapa yg anda harapkan berada didekatmu? Ayah/ibu, suami/istri, anak-anak. 

*Rasakan badanmu terasa dingin sekali,* detak jantungmu berdebar, semakin dingin, menggigil..tiba-tiba kamu melihat sosok bayangan dipojok ruang tepat dibelakang keluargamu, hanya sosok itu yg tidak samar, sangat jelas sekali, ia menatapmu nanar. 
Sekilas ada suara-suara langkah dokter dan perawat berlarian menghampirimu, tapi kamu sdh tidak jelas lagi perkataan mereka, hanya samar-samar wajah keluargamu masih tergambar.

*Seketika sosok bayangan tadi sudah berada tepat diatas kepalamu,* kamu merasakan takut yg luar biasa, tangannya menggapai tubuhmu, hingga ia menarik nyawamu, memisahkannya dari ragamu, kamu menyaksikan tiap jengkal rohmu keluar, karena kamu tahu bahwa setiap mereka yg mengalami sakaratul maut akan mengalaminya. Matamu terbelalak mengikuti arah rohmu yg ditarik keluar. 

*Baik, bayangkan saat ini kamu sudah tidak ada.* Kamu sudah meninggal dunia, kamu kini sudah berubah menjadi jenazah. 

*Tibalah waktunya tubuhmu dimandikan, siapa yg kamu harapkan memandikan jenazahmu?* Ayah/ibu, suami/istri, anak-anak. Yakinkah kamu mereka tidak melimpahkannya kepada amil jenazah? Saya berharap tidak demikian. 

Sampai tahap ini mereka ada didekatmu. Setelah kamu dimandikan, dikafankan, disholatkan, lalu keluargamu mengantarkanmu ke pemakaman? Keluargamu masih ada sampai tahap ini.
Terlihat beberapa teman-temanmu ada dalam barisan para pengantar, tapi wajah mereka biasa-biasa saja, bahkan mereka seperti asik mengobrol dan sibuk dengan gadget mereka masing-masing. 

*Sampailah saatnya kamu dimasukkan ke dalam liang kubur,* lalu kamu ditimbun tanah. Adakah keluarga atau temanmu yg bersedia tinggal utk dikubur bersamamu di dalam tanah? 

Kamu pasti berkata, "pertanyaan macam apa ini. Manalah ada orang yang mau dikubur bersama jenazah". 

*Berarti kamu sadar sepenuhnya,* bahwa kamu akan tinggal sendiri di dalam lubang kubur yang gelap, sempit, sunyi dan penuh dengan binatang tanah. 

*Bayangkan keadaan yg amat menakutkan dan mengerikan di dalam,* karena kamu tahu apa yang selanjutnya akan terjadi sebentar lagi..ya malaikat yg amat sangat seram, kejam & bengis akan menanyaimu. Merekalah Munkar dan Nakir.

Tapi tahukah kamu, sebenarnya kamu tidak harus sendiri di dalam kubur menghadapi para malaikat itu. Kamu bisa membawa teman-teman karibmu, sahabat-sahabat setiamu dan keluarga terbaikmu. 

Mereka dgn ikhlas menemani dan menghiburmu dalam kubur agar kau senang, mereka akan membawakan cahaya agar kuburmu terang, menyiapkan halaman penuh bunga agar kuburmu lapang, memakaikan pakaian sutra agar badanmu nyaman, menghamparkan kasur hangat dan dipan berwangikan kasturi utk kau tidur dengan nyenyak dan tenang, mereka akan membantumu menghadapi segala kemungkinan agar kau menang.

Mereka adalah *5 teman yg sangat rupawan*, pakaiannya sangatlah indah, baunya sangatlah harum. Mereka bernama *si Sholat, si Zakat, si Puasa, si Amal Sholeh dan si Qur'an*. Ya, mereka benar-benar akan menjelma menjadi "sosok rupawan nan menawan" yg selalu menemani dan menjagamu dalam kubur.

Merekalah teman, sahabat dan keluarga sejatimu.
Bagi orang yang beriman dan ta'at, di dalam kubur nanti, 
*si SHOLAT*akan berjaga dari adzab dibagian kepala, 
*si ZAKAT* akan berjaga dari adzab disisi kanan,
*si PUASA* akan berjaga dari adzab disisi kiri, 
*si AMAL SHOLEH* lainnya akan berjaga dari adzab disisi kedua kaki, dan 
*si AL-QUR'AN*akan memeluk berjaga dari adzab pada seluruh tubuh.

*Apakah semua teman-teman ini terpikir olehmu saat ini?*

Atau selama ini kamu sudah berteman tetapi hanya sekedarnya saja, bahkan mungkin lebih sering kamu abaikan. Tidakkah kamu berfikir lagi, siapa teman-teman sejatimu yg sesungguhnya.

Ataukah masih saja kamu sibuk dengan teman-teman duniawi yang tidak akan perduli denganmu saat kamu menghadapi sakaratul maut, teman-teman yang langsung kembali pada kehebohan dan kesenangan duniawi sesaat setelah acara penguburanmu. 

*Rasulullah  bersabda,*

فَيُؤْتَى مِنْ عِنْدَ رَأْسِهِ ، فَتَقُولُ الصَّلاةُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

_Kemudian didatangkan malaikat dari arah kepalanya utk  menyiksa, maka sholat berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"_

فَيُؤْتَى مِنْ عَنْدَ يَمِينِهِ ، فَتَقُولُ الزَّكَاةُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

_Kemudian didatangkan malaikat dari arah kanannya utk menyiksa maka zakat berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"_

فَيُؤْتَى عَنْ يَسَارِهِ ، فَيَقُولُ الصِّيَامُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

_Kemudian didatangkan malaikat dari arah kirinya utk menyiksa maka puasa berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"_

فَيُؤْتَى مِنْ عِنْدِ رِجْلَيْهِ ، فَيَقُولُ : فِعْلُ الْخَيْرَاتِ مِنَ الصَّدَقَةِ وَالصِّلَةِ وَالْمَعْرُوفِ وَالإِحْسَانِ إِلَى النَّاسِ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

_Kemudian didatangkan malaikat dari arah kakinya utk menyiksa, maka amal sholeh, segala sunnah, dan segala perbuatan ma’ruf, berkata, "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"_

_(HR. Imam Ahmad dalam kitabnya Al-Musnad dari riwayat Al-Bara’ ibn ‘Azib & Himpunan Fadhilah Amal:609)_

Dalam hadist lain dikatakan juga bahwa Al-Qur'an akan menjelma menjadi "seseorang" pria tampan yg selalu menjaga kita, memeluk kita, melindungi kita. Ia akan datang saat tubuh kita mulai dikafankan hinggalah ke alam barzah dan hari kebangkitan. Al-Qur'an akan memperkenalkan dirinya pada si mayit sehingga ia merasa tenang dan tidak ketakutan di alam kubur. Sosok Al-Qur'an tak mau melepaskan diri dan tak mau dipisahkan dengan kita hingga Allah memasukkan kita ke dalam syurga.
_(Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah)_

*Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah  bersabda,*

"Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat selain daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.”
_(Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)_

Semua rentetan diatas tiba-tiba bergerak kembali kebelakang, jarum jam berputar berlawanan arah dgn cepat, waktu kembali mundur. 

*Kamu sekarang kembali lagi pada saat sebelum merasakan sesak nafas. Kamu diberi kesempatan.* 

*_Sekarang hanya tinggal memilih..._*
Menjelang idul adha

Mari kita baca kisah ini.
Semoga memberikan kekuatan kpd kita semua .....

Seorang pedagang hewan qurban berkisah ttg pengalamannya:

Seorang ibu datang memperhatikan dagangan saya.
Dilihat dari penampilannya spt-nya tdk akan mampu membeli. Namun tetap saya coba hampiri dan menawarkan kpd-nya, “Silahkan..., Bu…"

Lantas ibu itu menunjuk salah 1 kambing termurah sambil bertanya,

”Kalau yg itu berapa, Pak?”

“Yg itu 1.700 ribu, Bu,” jawab saya.

“Harga pasnya berapa?” tanya kembali si Ibuu.

“1.600 rb deh, harga segitu untung saya kecil, tapi biarlah…"

“Tapi, uang saya hanya 1.500 ribu, boleh ya, Pak?”, pintanya.

Waduh, saya bingung, karena itu harga modalnya, akhirnya saya berembug dgn teman sampai akhirnya diputuskan diberikan saja dgn harga itu kpd ibu tsb.

Saya pun mengantar kambing qurban  sampai ke rumahnya. Begitu tiba di rumahnya, ...
Astaghfirullah...,  Allahu Akbar…, terasa menggigil seluruh badan karena melihat keadaan rumah ibu itu.

Rupanya ibu itu hanya tinggal ber-3 dgn ibunya dan puteranya di rumah gubug berlantai tanah.
Saya tidak melihat tempat tidur kasur, kursi ruang tamu, apalagi perabot mewah atau barang elektronik,. Yg terlihat hanya dipan kayu beralaskan tikar dan bantal lusuh.

Di atas dipan, tertidur seorang nenek tua kurus.

“Mak…, bangun Mak,  nih ... lihat saya bawa apa?” kata ibu itu kpd nenek yg sdg rebahan sampai akhirnya terbangun.

“Mak, saya sudah belikan emak kambing buat qurban, nanti kita antar ke masjid ya Mak….” kata ibu itu dgn penuh kegembiraan.

Si nenek sangat kaget, meski nampak bahagia, sambil mengelus-elus kambing, nenek itu berucap,

“Alhamdulillah..., akhirnya kesampaian juga kalau emak mau berqurban...”

“Nih Pak, uangnya, ... maaf ya kalau saya nawarnya kemurahan, karena saya hanya tukang cuci di kampung sini.
Saya sengaja mengumpulkan uang utk beli kambing yg akan diniatkan buat qurban atas nama ibu saya….”, kata ibu itu  Kaki ini bergetar, dada terasa sesak, sambil menahan tetes air mata, saya berdoa,

“Ya Allah…, ampuni dosa hamba, ... hamba malu berhadapan dgn hamba-Mu yg pasti lebih mulia ini, seorang yg miskin harta, namun kekayaan Imannya begitu luar biasa...”

“Pak, ini ongkos kendaraannya…”, panggil ibu itu.

”Sudah Bu, ... biar ongkos kendaraanya saya yg bayar," kata saya.

Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu kalau mata ini sudah basah karena tak sanggup mendapat teguran dari Allah yg sudah mempertemukan dgn hambaNya yg dgn kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya…….

Untuk mulia ternyata tidak perlu harta berlimpah, jabatan tinggi, apalagi kekuasaan.
Kita bisa belajar keikhlasan dari ibu itu utk menggapai kemuliaan hidup. Berapa banyak diantara kita yg diberi kecukupan penghasilan, namun masih saja enggan berkurban, padahal bisa jadi harga HP, arloji, tas, atau pun aksesoris yg menempel di tubuh kita harganya jauh lebih mahal dibandingkan seekor hewan qurban.
Namun selalu kita sembunyi dibalik kata "tidak mampu" atau "tidak dianggarkan".

Semoga bermanfaat ...

Wassalamu'alaikum ww.
Semoga kita diberi rezki yg halal, melimpah dan barakah..