SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 11 November 2015

TERTIPU WAKTU

Waktu berlalu begitu halus menipu. Tadi pagi belum sempat dzikir pagi, tau-tau sudah menjelang siang...

Belum sempat sedekah pagi, matahari sudah meninggi...

Rencananya jam 9.00 mau shalat Dhuha, tiba-tiba adzan Dzuhur sudah terdengar...

Pengennya sih setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al Qur'an, menambah hafalan satu hari satu ayat...

Tapi ya itu, "pengennya itu" sudah setahun yang lalu dan kebiasaan itu belum terlaksana.
Ada sebenarnya komitmen diri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja.

Dan komitmen itu belum dilaksanakan sejak 2 tahun lewat.

Dulu juga pernah terpikir punya anak asuh, entah yatim apa miskin yang disantuni tiap bulannya. Ya karena kesibukan lupa merealisasikannya, dan itu sudah berlangsung sekitar 3 tahunan yang lalu...

Akan terus beginikah nasib "hidup" kita menghabis-habiskan umur..?! Berhura-hura dengan usia..?!

Tiba-tiba masuklah usia di angka 40, sebentar kemudian 50 tahun...

Tak lama terasa kemudian orang memanggil kita dengan sebutan "Kek... Nek..." pertanda kita sudah tua. Uban yang mulai menghias kepala, keriput yang menghias kulit, tenaga yang tidak lagi seberapa.

Menunggu ajal tiba…

Belum cukupkah menyia-nyiakan waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun..?

Butuh berapa tahun lagi untuk mengulang pagi, sore, hari, minggu, bulan, dan tahun yang sama, tanpa pernah merasa kehilangan kesempatan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya.

Tidak akan pernah cukup 1000 tahun bagi yang terlena...

Astaghfirullah…

[Reminder bagi kita semua]

Seorang ulama Salaf berkata,

"Barangsiapa yang hari ini seperti hari kemarin maka ia adalah orang yang tertipu, dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia adalah orang yang tercela."

[Al-Waqtu Anfasun Laa Ta’uud, Abdul Malik Qasim]
TIPS AGAR TIDAK BERSIFAT SOMBONG DAN ANGKUH

Beberapa panduan Imam Al- Ghazali supaya kita tidak bersifat sombong dan angkuh

1.Jika berjumpa dengan kanak-kanak, anggaplah kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita, karena kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita.

2.Apabila bertemu dengan orang tua, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena dia sudah lama beribadat.

3.Jika berjumpa dengan orang alim, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui.

4.Apabila melihat orang jahil, anggaplah mereka lebih mulia daripada kita karena mereka membuat dosa dalam kejahilan, sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui.

5.Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia karena mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya.

6.Apabila bertemu dengan orang kafir, katakan didalam hati bahwa mungkin pada suatu hari nanti mereka akan diberi hidayah oleh Allah dan akan memeluk Islam, maka segala dosa mereka akan diampuni oleh Allah.

Smg bermanfaat
Bismillahirrahmanirrahim.

Ya Allah, panjangkanlah umur sahabat-sahabatku seiman, karuniakanlah kesehatan yang baik kepada mereka, terangi hati2nya dengan nur pancaran iman.

Ya Allah, istiqomahkanlah hati & imannya, perluaslah rezekinya, dekatkanlah hatinya kepada iman, Islam & kebaikan, jauhkanlah hatinya dari kejahatan, tunaikanlah hajatnya baik hajat dalam agama, dunia dan akhirat.

Ya Muhaimin, jika dia jatuh hati, izinkanlah dia menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu agar tidak terjatuh dia dalam jurang cinta nafsu.

Ya Rabbana, jagalah hatinya agar tidak berpaling dari melabuhkan hatinya pada hatiMu.. Ya Rabbul Izzati jika dia rindu, rindukanlah dia pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu.

Ya Muhaimin, jangan biarkan sahabat-sahabatku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kejalanMu.

Ya Allah Yang Tercinta, jika kau halalkan aku merindui sahabatku, janganlah aku melampaui batas sehingga melupakan daku pada cinta hakiki, rindu abadi dan kasih sejati hanya untukMu.

Ya Allah, karuniakanlah sahabatku kesenangan, ketenangan, kebahagiaan, kecemerlangan hidup dan ksuksesan di dunia dan akhirat kelak.

Ya Rabbul Izzati, bahagiakanlah hatinya sebagaimana Engkau bahagiakan hati hambaMu yang lain.

Aamiin Ya Rabbal alamin.
*Ada 3 DO'A yang Janganlah kita Lupakan dalam SUJUD :

1.🌷 *Mintalah di Wafatkan dlm keadaan Husnul Khotimah.
*Alloohumma inni as'aluka husnal khotimah*.
Artinya : *Yaa Allah aku Meminta kepada-MU Husnul Khotimah*.

2.🌷 *Mintalah agar kita di Beri kan Kesempatan Taubat Sbelum Wafat*.
*Alloohummarzuqni Taubatan nasuha qoblal maut*.
Artinya: *Yaa Allah ... Berilah aku Rezeki Taubat Nasuha (atau Sebenar-benarnya Taubat) sebelum Wafat*.

3.🌷 *Mintalah agar HATI kita di Tetapkan di Atas Agama-NYA*.
*Alloohumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinik
Artinya : *Yaa Allah wahai Sang Pembolak Balik Hati.. TETAPkan lah HATIku pada Agama-MU*.

🌷*Kemudian di sampaikan,.. Jika di sebarkan perkataan ini & kita Berniat BAIK dgnnya...maka semoga Menjadikan Mudah Urusan2 kita di Dunia & Akhirat. Lakukanlah Kebaikan walau sekecil apapun itu ... Karena Tidaklah di ketahui AMAL KEBAIKAN Apakah ....?yg Manakah.......? yg dapat M'Hantar kan kita ke Surga JUMPA dengan ALLAH SWT*...

Senin, 19 Oktober 2015

Sedikit ilustrasi:

KOPI

Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyak permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.
Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air.
Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan 'Air Panas Mendidih' itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua, ia masukkan TELUR, dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.

Setelah menunggu beberapa, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
• WORTEL yang KERAS  menjadi LUNAK,
• TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,
• dan KOPI menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan:
“Nak..... MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH.
Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti KOPI.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu,
sementara KOPI malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

”Setiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga.
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja.
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang:
• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri.
• Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Tuhannya...
• Ada juga yang justru semakin harum (seperti KOPI), menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.
Ada kalanya Tuhan  sengaja menunda pertolonganNYA.
Apa tujuannya?
Agar kita belajar percaya dan setia!

Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Tuhan selesaikan..
HIDUPLAH SEPERTI POHON KORMA


Pohon korma lazim di jumpai di Timur Tengah,

dgn kondisi tanah yg kering, gersang, tandus & kerap di hantam badai gurun yg dahsyat,

hanya pohon korma yg bisa bertahan hidup.

Tak berlebihan kalo pohon korma di anggap sebagai pohon yg tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada di Akar²nya.

Petani di Timur Tengah menanam biji korma ke dalam lubang pasir lalu di tutup dgn batu.

Mengapa biji itu harus di tutup batu ?

Ternyata batu tsb memaksa pohon korma berjuang untuk tumbuh ke atas.

Justru karena pertumbuhan batang mengalami HAMBATAN,

hal tsb membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal.

Setelah akarnya menjadi kuat,

barulah biji pohon korma itu bertumbuh ke atas,

b a h k a n bisa menggulingkan batu yg menekan di atasnya.

Di tekan dari atas,
s u p a y a bisa mengakar kuat ke bawah.

Bukankah itu PRINSIP kehidupan yg luar biasa?

Sekarang kita tau mengapa TUHAN kerapkali mengijinkan tekanan hidup selalu datang.

Bukan untuk melemahkan & menghancurkan kita,

s e b a l i k n y a TUHAN mengijinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita BERAKAR semakin KUAT.

Tak sekedar bertahan,
t a p i ada waktunya benih yg sudah mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yg selama ini menekan kita.

Kita akan keluar menjadi Pemenang Kehidupan (Peraih Reward),

& TUHAN sudah mendesain kita seperti pohon korma.

“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma.”

Milikilah selalu Positif Thinking bahwa tekanan hidup tak akan pernah bisa melemahkan,

j u s t r u tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi Pemenang Kehidupan.

Kamis, 20 Agustus 2015

SEMUA AKAN ADA GANTINYA.  INSYAALLAH..

Puncak kemerdekaan seorang hamba adalah adalah saat ia mampu menahan diri dari apa yang diharamkan Allah, padahal jiwanya amat mencintai hal itu, namun ia meninggalkannya karena Allah semata,

Allah berfirman:

"Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertaqwa, bagi mereka ampunan dan pahala yang besar" (QS: Al Hujurat ayat: 3)

Sahabat...
Tak perlu gusar bila harus kehilangan sesuatu di jalan Allah... Karena ada ganti untuk setiap yang engkau tinggalkan karena-Nya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

من ترك شئ لله عوضه الله خير منه

"Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah,  niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari apa yang ditinggalkannya" (HR. Ahmad)

Qatadah -rahimahullah- mengatakan:

"Tidaklah seorang laki-laki yang mampu melakukan perbuatan yang haram,  kemudian dia meninggalkannya, dimana dia tidak meninggalkannya kecuali karena takut kepada Allah azza wa jalla, maka Allah akan mengganti apa yang ditinggalkannya tersebut dengan sesuatu yang lebih baik pada kehidupan dunia sebelum kehidupan akhirat."

Iya. .. Semua ada gantinya. ..
Yusuf pernah menolak Zulaikha,  lalu Allahpun menggantinya dengan kekuasaan dan wanita yang halal.

Sulaiman pernah menyembelih kudanya karena membuatnya lalai dari mengingat Allah,  lalu Allahpun menggantinya dengan angin yang dapat membawanya kemana saja.

Dahulu ada seorang pedagang yang selalu memberi hutang pada orang-orang. Suatu hari dia mengatakan kepada pembantunya,

"إذا جئت مُعْسِراً، فتجاوز عنه لعل الله أن يتجاوز عنا"

"Bila engkau mendatangi orang yang sulit, maka maafkanlah dia. Mudah-mudahan Allah memaafkan kita". Rasul bersabda: "Orang itupun menemui Allah lalu Allah mengampuninya." (Muttafaq Alaihi)

Alangkah indahnya balasan Allah itu....
Seolah menegaskan kepada kita bahwa hidup tak selamanya berjalan menurut kalkulasi kita semata

Taken from bbm by risalah islam