SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT

Senin, 01 Februari 2016

ikhlas itu......

πŸ”· πŸ”· IKHLAS ITU πŸ”· πŸ”·
menentukan diterima atau tidak diterimanya aktivitas kita sebagai ibadah,
Karenanya pastikan ia senantiasa menyertai setiap aktivitas kita

πŸ”ΈIkhlas itu…. Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.
πŸ”Έ Ikhlas itu… Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.
πŸ”Έ Ikhlas itu… Ketika amal tidak bersambut apresiasi sebanding, tak membuatmu urung bertanding.
πŸ”Έ Ikhlas itu… Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.
πŸ”Έ Ikhlas itu… Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah.
πŸ”Έ Ikhlas itu… ketika kau lebih mempertanyakan apa amalmu dibanding apa posisimu, apa peranmu dibanding apa kedudukanmu, apa tugasmu dibanding apa jabatanmu.
πŸ”Έ Ikhlas itu.. ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.
πŸ”Έ Ikhlas itu… ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.
πŸ”Έ Ikhlas itu… ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika ketinggalan mendorongmu mempercepat kecepatan.
πŸ”Έ Ikhlas itu… ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.
πŸ”Έ Ikhlas itu… ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan
jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta.
πŸ”Έ Ikhlas itu…. Gampang diucapkan, sulit diterapkan….. namun tidak mustahil diusahakan….
πŸ”Έ Ikhlas itu... Seperti surat Al Ikhlas.. Tak ada kata ikhlas di dalamnya...

hinakan dirimu dalam bertobat

Syekh Ibnu AthaiLlah dalam Kitab Al Hikam menegaskan bahwa, “Maksiat yang melahirkan rasa hina pada dirimu hingga engkau menjadi butuh kepada Allah, itu lebih baik daripada taat yang menimbulkan perasaan mulia dan sombong atau membanggakan dirimu.”

Dengan kata lain, hina dan butuh kepada Allah keduanya adalah sifat orang yang menghamba.

Adapun mulia dan agung adalah sifat Tuhan, sehingga tidak ada kebaikan bagi seorang hamba yang taat tapi menimbulkan perasaan mulia dan agung, sebab keduanya adalah sifat Tuhan.

Tawadhu-nya orang yang berbuat maksiat dan perasaan hina dan takut kepada Allah, itu lebih utama daripada takabbur-nya orang alim atau orang yang ‘abid.

Ibnu Athaillah membesarkan hati orang yang telah berbuat dosa agar tidak putus asa terhadap ampunan Allah.

Bahkan orang yang berdosa namun bertobat dengan penuh rasa hina dihadapan Allah itu dinilai lebih baik, dibanding orang yang ahli ibadah yang merasa paling hebat, suci, mulia dan sombong dengan ibadahnya.

RasuluLlah bersabda, “Jikalau kalian tak pernah berbuat dosa, niscaya yang paling saya takutkan pada kalian adalah yang lebih dahsyat lagi, yaitu ‘ujub (kagum pada diri sendiri).” (HR Imam Ahmad)
PELAJARAN BERUMAH TANGGA

Rumah tangga yang tidak diisi dengan Ilmu Agama selama-lamanya tidak akan pernah menjadi keluarga sakinah..

Keluarga sakinah hanyalah mimpi-mimpi bagi keluarga yang didalam keluarga itu tidak dihidupkan dan diamalkan ilmu agama Allah..

Kalau toh pun dia katanya bahagia, hanyalah bahagia sesaat..

Setelah bahagia sesaat ini yang ada hanyalah rutinitas membosankan..

Apalagi setelah itu ketahuan melakukan sebuah perbuatan maksiat, keluarga ini semakin akan hancur lebur.

Namun sayang, hancur leburnya setelah kita punya anak..

Sehingga akhirnya bingung, cerai nggak cerai nggak.. kasihan anak-anak..

Akhirnya si bapak malas masuk rumah, masuk rumah hanya karena anak-anak..

Ibunya masak atau mencuci nggak ada niat di hati..

Jadilah rumah tangga itu rumah tangga neraka..

Dan semua ini adalah efek dari dosa dan maksiat kepada Allah ta'ala..

Berkata para ulama "Kebahagiaan itu milik Allah, berada di tangan Allah. Dan Allah tidak akan memberikan kebahagiaan itu kecuali kepada orang-orang yang Dia ridhoi".

Tidak ada petaka rumah tangga yang akhirnya berujung dengan pertikaian-pertikaian rumah tangga didunia sekarang ini yang akhirnya berujung dengan perceraian melainkan penyebab seluruhnya adalah dosa dan maksiat.

[

Minggu, 10 Januari 2016

Meja lipat warna warni.......
KINI....HADIR KEMBALI......

PRaktis.....MULtifungsi.....dan AWESOME......RP 150.00 ONLY.........**
Info lebih lanjut hub: fira (085710675519)/ wa : 082297846868






** harga sewaktu2 dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

** Bonus tas meja disesuaikan dengan kondisi stok yang ada di pabrik kami pada saat pembelian.

** info lebih lanjut mengenai hal diatas dapat ditanyakan pada saat transaksi dapat
sms ke :085710675519/08388454790 atau wa ke 082297846868 dengan fira
πŸ’₯ BUKAN LOMBA MEMBERI NASEHAT 🌿

Abu Qilabah pernah berkata kepada Ayyub As Sakhtiyani:

“Apabila kamu mendapat ilmu, maka timbulkanlah ibadah
padanya. Jangan sampai keinginanmu hanya untuk menyampaikan kepada manusia.”

(Al Adab Asy Syar’iyyah 2/45)

Sebuah pelajaran berharga...

Tujuan ilmu bukan hanya untuk disampaikan saja. Namun yang terpenting adalah untuk diamalkan.

Di jejaring jejaring sosial.
Di BBM dan media lainnya.
Kita berlomba menyampaikan ilmu.
Baik dengan copas ataupun cara lainnya.

Namun kita sering lupa....

Untuk meraih tujuan ilmu..
Sehingga rasa ujub sering menghinggapi hati. Merasa senang bila yang berkomentar banyak. Merasa sedih ketika tidak ada yang komen.

Padahal bukan itu tujuan ilmu.
Tapi tujuan ilmu adalah untuk menambah rasa takut kepada Allah.
Dan menambah keikhlasan kepadaNya.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 01 Januari 2016

Bunga Surgawi - Danang DA2


Kau
Bunga
Surgawi
Izinkan aku
Memujamu

Engkau bagai bunga datang dari surga
Harum aroma indahmu tiada terkira

Izinkanlah aku untuk menyuntingmu
Agar ku jaga ku sayang sepenuh jiwa
Ku berjanji setia padamu
Hanya menghisap madumu

Duhai bunga impian
Jangan ragu dan bimbang
Aku bukan si kumbang jalang

Ku ingin engkau saja
Menghias relung jiwa
Karena hanya kau yang kucinta
Apabila dalam asmara

Ku berjanji setia padamu
Hanya menghisap madumu.....
Aaa.....Aaa... Ooo...

Duhai bunga impian
Jangan ragu dan bimbang
Aku bukan sikumbang jalang

Kuingin engkau saja
Menghias relung jiwa
Karna hanya kau yang kucinta

Duhai bunga impian
Jangan ragu dan bimbang
Aku bukan sikumbang jalang

Ku ingin engkau saja
Menghias relung jiwa
Karna hanya kau yang kucinta
Apabila dalam asmara
Apabila dalam asmara
Apabila dalam asmara

"Lagu Kemenangan Danang Academy 2" 
SABDA CINTA

Bila cinta menyapa keindahan surga terlukis di jiwasehari tak bersua resah dan gelisah tiada terkira
hanyalah berjumpa jadi penawarnya seakan di dunia tiada yang lainnya

bila cinta menghilang neraka dunia seakan menjelma
hancur hati merana derai air mata membasuhi dunia
seakan semua tiada berguna berkah yang dipunya tiada nilainya

* dinding kaca bukannya batu janganlah salah menaruh besi
jatuh cinta jangan terlalu bila berpisah hancurlah hati

** cinta yang datang jangan dihadang, cinta yang hilang jangan dikenang
cinta hakiki takkan terbagi, cinta sejati takkan terganti

jangan kau hanyut terlalu dalam
cinta bisa membawamu terseret arus derita
jangan terlalu besar mencinta
cinta bisa membuatmu hilang hati hilang akal

repeat *, **
repeat * [2x]

bila berpisah hancurlah hati, bila berpisah hancurlah hati
bila berpisah hancur hati